Selasa, 21 Februari 2017

Health

KONSULTASI SEKS Prof Dr dr Wimpie Pangkahila, SpAnd, FAACS
Guru Besar pada Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. Kini dia menjabat sebagai Kepala Bagian Andrologi dan Seksologi, Ketua Pusat Studi Anti-Aging Medicine, dan Ketua Program Magister dengan kekhususan Anti-Aging Medicine dan kekhususan Ilmu Kedokteran Reproduksi. Prof Wimpie juga menjabat Ketua Umum Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI), Wakil Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Andrologi Indonesia (Persandi), dan Wakil Ketua Perhimpunan Kedokteran Anti Penuaan Indonesia (Perkapi)

Apakah Bahaya Melakukan Seks Oral?

thinkstockphotos Ilustrasi

TANYA:

Dok saya mau bertanya tentang risiko melakukan seks oral. Apakah melakukan seks oral bisa menyebabkan risiko infeksi saluran kemih? Mohon penjelasannya.
Karina, Bandung

JAWAB:

Seks oral yang dilakukan oleh kedua orang yang sehat tidak menimbulkan akibat apapun terhadap kesehatan. Berarti tidak juga mengakibatkan infeksi saluran kemih.
Tetapi, kalau salah satu atau keduanya mengalami penyakit, mungkin saja terjadi penularan. Sebagai contoh kalau seorang pria mengalami infeksi menular seksual misalnya karena gonorea.

Kalau pasangannya melakukan seks oral, mungkin saja bagian tenggoroknya tertular infeksi itu.


Editor : Lusia Kus Anna

FORM KONSULTASI

Tahun
Cm
Kg
Incorrect please try again
ReLoad

Hanya pertanyaan-pertanyaan terpilih yang akan dimuat