Senin, 27 Maret 2017

Health

KONSULTASI KESEHATAN GIGI & MULUT drg. Citra Kusumasari, SpKG
Menyelesaikan pendidikan Dokter Gigi di Universitas Padjadjaran Bandung, kemudian meraih gelar spesialisnya di Universitas Indonesia. Ilmu Karies, Estetik kedokteran gigi, dan perawatan syaraf gigi adalah keahliannya. Praktik di Nice Dental Care Ciputra Medical Center. Lotte Shopping Avenue Fl.5 Ciputra World 1

Penggunaan Kawat Gigi pada Anak Remaja

Thinkstockphotos Ilustrasi

TANYA:

Saya ingin berkonsultasi mengenai kondisi gigi anak saya yang berumur 12 tahun. Saya lihat kondisi giginya yang bagian atas kurang rata dan cenderung maju. Memang waktu kecil giginya tumbuh kurang rapi karena gigi susunya gerepes kebanyakan makan manis. Gigi tetapnya tumbuh besar-besar. Saya takutnya ia menjadi tonggos dan minder.

Perlukah anak saya ini dipakaikan kawat gigi, maksutnya untuk usianya apakah sudah boleh? Adakah hal-hal yang perlu saya pertimbangkan sebelumnya, misalnya risiko komplikasi atau kemungkinan giginya kembali maju lagi setelah kawat giginya dilepas. Mohon penjelasannya ya dok. Terima kasih banyak.
Wahyu (45), Bekasi

JAWAB:

Bapak Wahyu di Bekasi,

Ukuran gigi permanen memang lebih besar daripada gigi sulung (gigi susu), sehingga bapak tidak perlu kuatir. Sedangkan kapan waktu yang tepat untuk dilakukan pemasangan kawat gigi pada anak Anda, menurut Asosiasi Ortodontis Internasional, waktu yang paling tepat untuk mendatangi dokter gigi spesialis Ortodonti (ortodontis) adalah pada waktu usia anak mencapai 7 tahun. Hal ini bertujuan untuk mendeteksi maloklusi gigi sedini mungkin.

Pada usia 7 tahun, beberapa gigi permanen sudah mulai muncul pada rongga mulut seorang anak. Sehingga pada usia ini seorang anak sedang mengalami masa gigi campuran, yaitu gigi-giginya terdiri dari gigi sulung dan gigi permanen. Pada masa ini pula, seorang ortodontis mampu mendeteksi kelainan hubungan perkembangan rahang dengan gigi-gigi permanennya.

Beberapa kasus ortodonti, lebih mudah diperbaiki sedini mungkin pada saat tulang wajah dalam masa perkembangannya. Namun, seorang ortodontis tidak selalu merekomendasikan perawatannya langsung dimulai saat anak berusia 7 tahun.

Banyak kasus yang mengharuskan orang tua untuk datang ke ortodontis secara periodik setiap 6 bulan sekali untuk melihat perkembangan rahang dan gigi-gigi anak mereka.

Setelah itu, ortodontis akan menentukan kapan perawatannya dimulai dan jenis perawatan seperti apa yang tepat untuk mengatasi masalah maloklusi pada anak-anak Anda.

Sedangkan hal-hal yang dapat terjadi setelah pelepasan kawat gigi adalah timbulnya gigi berlubang karena kurangnya menjaga kebersihan rongga mulut saat memakai kawat gigi, adanya pembengkakan gusi akibat penumpukan sisa makanan, serta ada kemungkinan susunan gigi berubah kembali (relaps) jika pasien tidak rutin menggunakan alat ortodonti lepasan untuk menahan posisi gigi (retainer ortodonti).

Saat ini, Anda dapat membawa anak yang sudah berusia 12 tahun ke dokter gigi spesialis ortodonti terdekat. Lakukan pemeriksaan awal dan konsultasikan permasalahan gigi anak kepada beliau. Setelah dilakukan pemeriksaan, barulah akan ditentukan jenis perawatan kawat gigi apa yang tepat, serta bisa langsung dimulai saat ini juga atau harus menunggu sampai waktu tertentu.

Demikian Bapak Wahyu, semoga informasinya bermanfaat.

Salam gigi sehat.

Editor : Lusia Kus Anna

FORM KONSULTASI

Tahun
Cm
Kg
Incorrect please try again
ReLoad

Hanya pertanyaan-pertanyaan terpilih yang akan dimuat