Jumat, 24 Maret 2017

Health

Kenali 5 Jenis Bau pada Tubuh yang Menandakan Penyakit Serius

Shutterstock Ilustrasi

KOMPAS.com - Entah Anda baru saja menyelesaikan sesi latihan yang melelahkan yang membuat Anda bersimbah keringat, atau Anda baru saja makan burger bawang, aroma yang keluar dari tubuh Anda mungkin membuat orang-orang di sekitar berkerut dahi lalu menjauh.

Biasanya, mandi, pakai deodoran dan sikat gigi, akan menyelesaikan masalah. Namun dalam kasus tertentu, solusinya tidak sesederhana itu.

Itu karena bau badan benar-benar dapat berbicara banyak tentang kesehatan Anda. Bahkan, beberapa penyakit dapat menghasilkan bau yang unik, menurut sebuah studi di Swedia baru-baru ini.

Berikut adalah lima macam bau badan yang mungkin merupakan sinyal adanya masalah kesehatan yang serius.

Napas Berbau Kuteks Kuku Adalah Gejala diabetes

Bau serupa ini mungkin adalah tanda adanya komplikasi diabetes yang disebut diabetic ketoacidosis (DKA). DKA terjadi ketika kadar insulin rendah dan gula darah melonjak tinggi, kata Robert Gabbay, M.D., Ph.D., kepala medis di Joslin diabetes Center di Boston.

Orang dengan diabetes tipe-1 lebih umum mengalami hal ini dibanding orang-orang dengan diabetes tipe-2.

Komplikasi menyebabkan tubuh tidak dapat membuat energi yang dibutuhkan untuk aktivitas sehingga tubuh mulai memecah asam lemak sebagai bahan bakar.

Hasil pemecahan ini menciptakan bahan kimia asam yang disebut keton dalam darah Anda. Salah satu jenis asam keton adalah asam aseton (komponen yang sama ditemukan dalam cat kuku). Asam aseton inilah yang bisa memunculkan bau kuteks kuku pada napas Anda, kata Dr. Gabbay.

Efek dari DKA bisa serius, bahkan mematikan. DKA dapat membuat Anda muntah dan sering buang air kecil, menyebabkan tubuh Anda kehilangan cairan pada tingkat yang berbahaya, katanya.

Jadi jika orang di dekat Anda berkata napas Anda seperti kuteks, disertai dengan kelelahan, mulut kering, kesulitan bernapas, atau sakit perut, segera temui dokter, imbau American diabetes Association.

Biasanya, dokter akan melakukan tes darah untuk menemukan zat keton, menggantikan cairan yang hilang dan memberikan suntikan insuulin untuk menormalkan kadar gula darah Anda.

Bau Kaki Adalah Gejala Kaki Atlet

Kaki atlet atau athlete's foot adalah infeksi jamur yang biasanya bermula dari jari kaki. Gejalanya adalah kulit di bagian jari kaki menjadi kering, bersisik, kemerahan dan lecet, menurut American Medical Association Podiatric (APMA).

Bau busuk disebabkan oleh kombinasi bakteri dan jamur yang mengikis ke dalam kulit dan jaringan dan kaki Anda jaring, kata Cameron Rokhsar, M.D., profesor dermatologi klinis di Mount Sinai Hospital di New York.

Untuk mengatasinya, Anda bisa mencoba salep anti jamur di apotik seperti Lotrimin atau Tinactin. Jika masalah terus bertahan setelah dua minggu, dokter dapat memeriksa lebih teliti da meresepkan pengobatan yang lebih terarah.

Feses Berbau Menyengat dan Abnormal Adalah Gejala Intoleransi Laktosa

Intoleransi laktosa adalah ketika usus kecil tidak menghasilkan cukup enzim laktase sehingga Anda tidak bisa mencerna laktosa (gula di dalam susu) yang ditemukan dalam produk susu, kata Ryan Ungaro, M.D., asisten profesor gastroenterologi di Mount Sinai Hospital di New York.

Jadi, usus kecil Anda mengarahkan laktosa langsung ke usus-bukan ke aliran darah di mana bakteri usus memfermentasinya. Hal ini dapat menyebabkan feses berbau busuk, kembung, dan Anda mengeluarkan gas berbau menyengat, jelas Dr. Ungaro.

Jadi jika Anda mengalami gejala ini, cobalah untuk berhenti mengonsumsi susu. Lihat hasilnya. Atau, Anda juga bisa meminta dokter melakukan pemeriksan.

Urin Berbau Kuat Menyengat Adalah Gejala Infeksi Saluran Kemih

Infeksi saluran kemih (ISK) dapat menghasilkan urin berbau menyengat seperti bau bahan kimia, kata Jamin Brahmbhatt, M.D., seorang urolog di Orlando Health.

ISK terjadi ketika bakteri, umumnya bakteri E. coli, memasuki saluran kemih dan uretra. Kemudian, mereka berkembang biak di dalam kandung kemih Anda dan menyebabkan infeksi.

ISK lebih sering pada wanita daripada pria karena uretra wanita lebih pendek. Pada pria, umumnya ISK terjadi jika ada sesuatu yang tidak memungkinkan kandung kemih mengeluarkan urin," jelas Dr. Brahmbhatt.

Artinya, ISK Anda bisa menandakan masalah yang lebih besar, seperti batu ginjal, diabetes, atau pembesaran kelenjar prostat. Jadi jika Anda merasa urin Anda berbau aneh, lebih baik temui dokter untuk melakukan pengujian urin dan melihat apa yang sebenarnya terjadi.

Napas Berbau Tak Sedap Adalah Gejala Sleep Anea

Jika napas Anda di waktu pagi konsisten berbau tidak sedap, padahal Anda sudah menyikat gigi, berkumur dan kondisi mulut dan gigi Anda baik-baik saja, bisa jadi Anda menderita sleep apnea. Sleep apnea adalah gangguan berhentinya napas ketika tidur.

Sleep apnea dapat menyebabkan dengkur berlebihan, menyebabkan Anda bernapas melalui mulut sepanjang malam. Hal ini dapat membuat mulut menjadi sangat kering sehingga timbullah bau mulut, kata Raj Dasgupta, M.D., asisten profesor kedokteran klinis di University of Southern California.

Bernapas dengan mulut terbuka juga memungkinkan bakteri untuk berkembang biak dengan lebih mudah. Bakteri jenis tertentu menghasilkan bau seperti gas belerang sehingga napas Anda berbau seperti telur busuk.

Karena itu, jika Anda menemukan napas Anda membuat orang-orang sekitar menyingkir dan Anda selalu merasa lelah di siang hari, buatlah janji dengan dokter spesialis gangguan tidur.

Jika benar Anda menderita sleep apnea, mungkin dokter akan merekomendasikan pemakaian perangkat continuous positive airway pressure device (CPAP) untuk membantu Anda bernapas lebih lega ketika Anda tidur.

Dengan demikian, Anda tak perlu lagi bernapas lewat mulut dan bau tak sedap ikut menyingkir.

Penulis: Lily Turangan
Editor : Bestari Kumala Dewi
Sumber: Men's Health,
TAG: