Senin, 27 Maret 2017

Health

Mengapa Menurunkan Berat Badan Lebih Sulit di Usia 30-an?

shutterstock Ilustrasi badan langsing.

KOMPAS.com - Menurunkan berat badan adalah tantangan yang besar dan ini berlaku untuk orang di segala usia. Tapi, harus diakui bahwa upaya pelangsingan di usia 30-an memang lebih sulit.

Diperlukan upaya lebih keras untuk mencegah kenaikan berat badan setelah kita memasuki usia kepala tiga, terlebih pada wanita. Di usia ini umumnya prioritas utama kita adalah keluarga dan karier.

Hambatan lainnya adalah metabolisme tubuh yang mulai lambat. Karena itu diperlukan latihan yang tepat untuk membuat metabolisme meningkat, salah satunya latihan beban untuk membentuk otot. Penelitian menunjukkan, latihan angkat beban efektif membakar lemak lebih banyak.

Jika Anda termasuk orang yang sibuk, kemungkinan besar stres menjadi "teman" sehari-hari. Padahal, stres yang tidak terkendali merupakan salah satu pemicu kenaikan berat badan.

"Stres berdampak buruk pada metabolisme tubuh karena akan mengaktifkan respon stres sehingga penyimpanan lemak lebih banyak," kata Ariane Hundt, pelatih kebugaran di New York.

Jangan biarkan juga rasa stres membuat Anda mengonsumsi lebih banyak makanan manis untuk mendatangkan rasa nyaman sebagai kompensasi stres. Upayakan melakukan hal-hal yang bisa membuat tubuh dan pikiran lebih rileks.

Terakhir, jangan tergoda mengikuti diet populer. Diet semacam itu sebenarnya merugikan.

"Jika Anda tidak konsisten menjalani diet, metabolisme tubuh akan bingung. Dengan berbagai diet yang dicoba, Anda justru membuat tubuh kelaparan sehingga penumpukan lemak lebih banyak. Akibatnya usaha melawan kegemukan makin sulit," katanya.

Langkah pertama untuk memulai pola makan sehat adalah mengevaluasi asupan kalori harian. Konsumsi makanan bergizi, batasi asupan gula, dan makanan yang diproses.

Jika ingin menerapkan gaya hidup yang sehat untuk menurunkan berat badan, terapkan dalam jangka panjang, bukan percaya pada cara-cara instan.

Editor : Lusia Kus Anna
Sumber: Verywell,