Senin, 27 Maret 2017

Health

Terapi Kesehatan Mental Ubah Hidup Selena Gomez

KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELI Selena Gomez beraksi dalam konser bertajuk Revival Tour di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang Selatan, Banten, Sabtu (23/07/2016). Dia menyanyikan sebanyak 21 lagu untuk menghibur para Selenator (fans Selena Gomez).

KOMPAS.com - Penyanyi Selena Gomez dalam wawancara dengan sebuah majalah mengatakna sedang istirahat dari gemerlap dunia hiburan dan berfokus pada kesehatan psikologinya. Saat ini ia menjalani terapi kesehatan mental lima hari dalam seminggu.

Mantan kekasih Justin Bieber yang pada 2015 lalu didiagnosa kena lupus itu secara khusus menyebut Dialectical Behavioral Therapy (DBT) untuk membantu dirinya mengatasi depresi dan kecemasan.

Terapi itu berbentuk terapi bicara yang mengajarkan pasien untuk "menerima" pemikiran tak nyaman agar lebih mudah mengubahnya. Praktik itu pun mengutamakan meditasi dan teknik pernapasan sebagai cara untuk merespon hal-hal pembuat stres negatif.

DBT secara khusus ditujukan untuk orang yang punya banyak masalah kesehatan mental. Terapi ini pun melibatkan banyak sesi terapi privat, sesi grup dan pendampingan lewat telepon.

"DBT benar-benar mengubah hidup saya. Saya ingin lebih banyak orang bicara mengenai terapi," kata wanita cantik itu.

Ia benar. Lebih banyak orang butuh terbuka dan menerima masalah mental yang dideritanya sehingga orang lain yang mengalami masalah sama pun tak takut mencari pertolongan. Riset membuktikan, rasa malu seputar kesehatan mental sering membungkam mereka yang membutuhkan pertolongan dari dokter atau psikolog.

Para ahli setuju bahwa terapi merupakan salah satu cara terbaik mengatasi masalah kesehatan mental. Dan satu cara terbaik agar masyarakat mendapatkan pengertian lebih baik soal kesehatan mental adalah mendapatkan advokasi dari seorang selebriti seperti Selena Gomez.

"Saya senang selebriti saat ini mau bicara," kata Leanne Williams, profesor psikiatri dan ilmu perilaku dari Stanford University. "Bicara terbuka itu amat penting untuk menemukan solusi dan pengobatan," tambahnya.

Selena Gomez berharap bicara terbuka mengenai pengalaman terapi mendorong orang lain pula, khususnya wanita untuk berani bicara pula. Gomez ingin menjadi suara dari Hollywood yang menghilangkan pemikiran bahwa kita harus jadi sempurna.

"Kita juga perlu merasa dibolehkan untuk berantakan," kata Gomez.

Penulis: Kontributor Health, Dhorothea
Editor : Lusia Kus Anna
Sumber: The Huffington Post,
TAG: