Jumat, 21 September 2018

Health

Akhirnya Ada Robot yang Bisa Bereskan Rumah Tanpa Diawasi

Ilustrasi robot yang bisa belajar di film Terminator.Ist Ilustrasi robot yang bisa belajar di film Terminator.

KOMPAS.com – Para ahli komputer dari Massachusetts Institute of Technology (MIT) Science Computer and Artificial Intelligence Laboratory (CSAIL) berhasil mengembangkan sistem kecerdasan buatan (AI) yang bisa melihat, memeriksa, dan mengambil sebuah objek secara otodidak untuk pertama kalinya. Robot ini mampu mengawasi dirinya sendiri.

Sebelumnya, robot intelijen yang diciptakan sulit membedakan bentuk objek tanpa pemrograman yang signifikan.

Tim ahli membuat sistem baru yang disebut Dense Objects Nets (DON). Sistem ini memungkinkan robot dapat menganalisis objek secara real-time dan membuat pemetaan visual seperti yang terlihat pada video di bawah ini.

Baca juga: Mungkinkah Lahirnya Robot Akhiri Pekerjaan Rumah Tangga Manusia?

Dalam video tersebut, terlihat jelas bagaimana robot DON dapat mengenali objek dari berbagai sudut. Ia seperti dapat "melihat" dan mengenali suatu objek secara langsung.

Selain itu, robot DON juga bisa mengangkat bonek ulat dengan cara menjepit kuping kanan boneka tersebut. Ini artinya, robot DON mampu membedakan letak, mana yang sebelah kiri dan mana yang kanan.

Bahkan ketika menguji pada topi yang berbeda, Robot ini bisa memilih topi tertentu meskipun semua topi memiliki desain yang sangat mirip.

Tim mengatakan, suatu saat nanti robot DON dapat berguna untuk membantu pekerjaan di gudang atau sebagai asisten rumah tangga di rumah-rumah penduduk.

"Bayangkan robot diberi gambar rumah atau tatanan piring yang rapi sebelum kita meninggalkannya untuk bekerja. Saat mereka tahu apa yang sebaiknya dilakukan, sistem akan menempatkan piring sebagaimana mestinya selagi kita tak ada di rumah," ungkap para ahli dikutip Newsweek Kamis, (13/09/2018).

Menurut tim, mereka telah menciptakan sebuah sistem pengawasan sendiri sehingga tidak memerlukan "anotasi" manusia, istilah yang diberikan untuk data dan secara khusus diberi label oleh operator ilmuwan.

"Banyak robot tidak dapat mengidentifikasi bagian-bagian tertentu dari suatu objek. Sebagai contoh, banyak algoritma (robot) belum bisa mengangkat gelas mug lewat gagangnya," kata Lucas Manuelli, mahasiswa program doktoral yang melakukan penelitian ini bersama Pete Florence.

Baca juga: Lengan Robot Buatan Peneliti Eropa Ini Bisa Percepat Deteksi Kanker

Penelitian selanjutnya akan terfokus pada peningkatan kemampuan perangkat lunak dengan mengajarkan robot agar bisa mengangkat objek dengan tujuan yang lebih spesifik, seperti membersihkan meja.

Manuelli dan tim dijadwalkan bulan depan untuk mempresentasikan penelitian mereka tentang DON di Conference on Robot Learning in Zürich, Switzerland.

Penulis: Bhakti Satrio Wicaksono
Editor : Gloria Setyvani Putri
Sumber: Newsweek,
TAG: