Salin Artikel

Sering Kesemutan? Waspadai 5 Penyakit Berikut

KOMPAS.com - Sesekali merasa kesemutan di tangan dan kaki adalah hal biasa. Namun, kita harus mulai waspadai jika hal itu sering terjadi.

Ada banyak hal yang menyebabkan kita kesemutan. Biasanya, seseorang merasa kesemutan karena ketiduran di atas lengan sehingga tangan kesemutan atau terlalu lama menyilangkan kaki hingga kaki kesemutan.

Namun, hal itu bukan pertanda serius dan sensasi kesemutan bisa menghilang dengan sendirinya.

Di sisi lain, kesemutan terlalu sering juga bisa menunjukan adanya masalah kesehatan serius pada tubuh kita.

Melansir Mayo Clinic, berikut masalah kesehatan yang bisa membuat kita sering merasa kesemutan:

1. Penyakit autoimun

Beberapa penyakit autiomin seperti lupus, rheumatoid arthritis, sindrom Guillain Barre dapat menyebabkan sensasi kesemutan.

2. Diabetes

Sebagian besar penderita diabetes juga mengalami gangguan neuropati. Gangguan ini mengakibatkan penderitanya mengalami tangan atau kaki yang sering kesemutan.

Melansir SehatQ, kesemutan pada penderita diabetes dapat terasa dengan level sedang hingga parah, tergantung kerusakan yang terjadi pada sistem saraf akibat penyakit tersebut.

3. Infeksi

Beberapa penyakit karena inveksi virus atau bakteri sepertipenyakit Lyme, herpes zoster, virus Epstein-Barr, hepatitis B dan C, kusta, difteri, dan HIV, bisa membuat penderitanya sering mengalami sensasi kesemutan.

4. Tumor

Pertumbuhann tumor ganas dan jinak dapat berkembang pada saraf dan membuat saraf tersebut tertekan.

Akibatnya, pasien mengalami polineuropati atau berbagai kerusakan saraf yang berhubungan dengan respons imun tubuh. Hal ini adalah bentuk kelainan degeneratif yang disebut sindrom paraneoplastik.

5. Gangguan sumsum tulang

Kondisi ini disebabkan oleh adanya protein abnormal dalam darah yang bisa disebabkan oleh kanker tulang atau myeloma) limfoma dan amiloidosis.

Cara mengatasi kesemutan berdasar penyebabnya

Melansir SehatQ, untuk mengatasi tangan dan kaki yang sering kesemutan kita harus mengetahui penyebabnya.

Oleh karena itu, kita memerlukan bantuan dokter untuk mengetahui metode penyebab dan metode pengobatan yang tepat.

Dokter akan menanyakan riwayat kesehatan Anda secara lengkap, termasuk ada atau tidaknya trauma dan infeksi yang terjadi pada Anda baru-baru ini.

Bila perlu, dokter juga akan menanyakan riwayat vaksinasi, serta obat-obatan yang sedang atau pernah Anda konsumsi.

Bila pemeriksaan fisik tidak membuahkan hasil yang memuaskan, Anda mungkin akan dirujuk untuk menjalani beberapa tes.

Pemeriksaan tersebut misalnya tes darah, tes elektrolit, tes fungsi tiroid, pemeriksaan toksikologi seperti memeriksa kadar alkohol dan NAPZA dalam darah, vitamin, dan pemeriksaan kesehatan saraf serta sumsum tulang belakang.

Untuk menegakkan diagnosis, dokter juga bisa meminta Anda melakukan pemindaian dengan sinar X, CT scan, MRI, maupun ultrasound.

Namun tidak semua pemeriksaan harus Anda jalani, hanya tergantung pada keluhan dan kondisi Anda.

Selain menjalani pengobatan, pola hidup sehat juga penting untuk mengatasi tangan dan kaki yang sering kesemutan.

Oleh karena itu, perbanyak olahraga, hindari konsumsi alkohol dan rokok, serta bila perlu minum vitamin yang diresepkan oleh dokter.

Selama saraf perifer belum mati, masih ada kemungkinan sel saraf akan melakukan regenerasi sehingga kesemutan di tangan dan kaki Anda akan berkurang.

 

https://health.kompas.com/read/2020/02/27/060000068/sering-kesemutan-waspadai-5-penyakit-berikut

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.