Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Taruna Ikrar dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (21/3/2025). BPOM menemukan 1,94 persen takjil mengandung bahan berbahaya seperti formalin, boraks, dan rhodamin B selama pengawasan Ramadhan 2025.(Dok. Antara)