Tempat Tak Terduga Favorit Bakteri

Kompas.com - 06/12/2010, 10:23 WIB
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com Karena ukurannya yang renik, kuman dan bakteri tidak bisa kita lihat, sentuh, atau cium baunya. Namun, sebersih apa pun suatu benda terlihat, bisa dipastikan bahwa benda itu dipenuhi bakteri, termasuk di permukaan kulit kita. Faktanya, bakteri memang ada di mana-mana. Cermati tempat-tempat tak terduga berikut, tempat favorit bakteri bersarang.

Menu restoran
Mungkin Anda mengira tangan Anda cukup bersih sebelum duduk di meja restoran. Namun, apakah tangan Anda sudah dicuci saat makanan terhidang di meja Anda? Penting diketahui bahwa menu restoran banyak mengandung kuman karena banyaknya tangan yang sudah menyentuhnya.

Tas kosmetik
Bila Anda bukan orang yang gemar berbagi kosmetik dengan orang lain, maka jumlah bakteri yang menghuni tempat kosmetik Anda akan minimal. Lain halnya jika Anda sering tukar-menukar alat kosmetik dengan orang lain. Itu sebabnya, biasakan mencuci tangan sebelum mengaplikasi kosmetik ke wajah Anda.

Mainan anak
Bila balita Anda suka memasukkan mainan ke dalam mulutnya, rajin-rajinlah menjaga kebersihannya. Mainan anak tidak bebas dari kotoran dan debu karena itu harus dicuci secara berkala. Untuk mainan berbulu lembut seperti boneka, Anda bisa membawanya ke binatu.

Majalah di ruang tunggu dokter
Selain karena disentuh oleh banyak pasien, majalah di ruang tunggu dokter pada umumnya juga lembab sehingga bakteri senang tumbuh di sana. Penelitian menunjukkan, virus flu bisa bertahan selama dua minggu di sana.

Kantong belanja
Gaya hidup "hijau" bisa membuat Anda sakit jika Anda tidak rajin mencuci dan mengeringkan kantong belanja daur ulang yang rutin dibawa belanja. Separuh dari kantong belanja yang diuji oleh tim dari University of Arizona terdapat mikroba berbahaya, termasuk E.coli.

Talenan dan pisau
Gunakan selalu talenan dan pisau yang berbeda untuk bahan mentah dan masakan matang. Talenan dan pisau yang biasa dipakai untuk memotong bahan mentah, seperti daging atau sayuran, bisa menjadi sarana penularan bakteri.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.