Kompas.com - 20/01/2022, 11:00 WIB

KOMPAS.com - Limfoma burkitt adalah bentuk limfoma non-hodgkin yang langka dan agresif.

Penyakit ini umumnya terjadi pada orang yang memiliki kelemahan sistem kekebalan tubuh atau anak anak yang terkait dengan virus Epstein-Barr (EBV) dan malaria kronis.

Baca juga: Limfoma

Faktor risiko 

Pada dasarnya, penyebab pasti limfoma burkitt tidak diketahui. Namun, berdasarkan Healthline, terdapat beberapa faktor risiko seperti:

  • Kelemahan sistem kekebalan tubuh
  • Berusia muda atau anak-anak
  • Berjenis kelamin laki-laki
  • Tinggal di wilayah yang memiliki ketinggian kasus malaria
  • Menderita HIV.

Tipe

Limfoma burkitt dapat dibagi menjadi 3 tipe yaitu:

  • Limfoma burkitt sporadis, cenderung memengaruhi perut bagian bawah, di mana usus kecil berakhir dan usus besar dimulai
  • Limfoma burkitt endemik, memengaruhi tulang wajah dan rahang, namun juga tetap dapat melibatkan usus kecil, ginjal, ovarium, dan payudara
  • Limfoma terkait imunodefisiensi, dikaitkan dengan penggunaan obat imunosupresif untuk mencegah penolakan transplantasi dan mengobati HIV.

Gejala

Berdasarkan Healtline, gejala limfoma burkitt dapat dibedakan sesuai dengan jenisnya, seperti:

Gejala umum

  • Demam
  • Penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan
  • Berkeringat di malam hari.

Baca juga: 11 Gejala Kanker Limfoma yang Perlu Diwaspadai

Gejala limfoma burkitt sporadis dan imunodefisiensi

  • Pembengkakan perut
  • Distorsi tulang wajah
  • Keringat malam
  • Obstruksi usus
  • Tiroid dan amandel membesar.

Gejala limfoma burkitt endemik

  • Pembengkakan dan distorsi tulang wajah
  • Pertumbuhan kelenjar getah bening yang cepat
  • Kelenjar getah bening yang membesar.

Diagnosis

Penting bagi Anda untuk menerima diagnosis sesegera mungkin karena limfoma burkitt dapat menyebar dengan cepat.

Menurut WebMD, diagnosis limfoma burkitt dapat meliputi:

  • Biopsi kelenjar getah bening untuk mengkonfirmasi atau mengesampingkan limfoma burkitt
  • Tes pencitraan termasuk CT-scan untuk memeriksa dada, perut, dan panggul
  • Rontgen dada
  • Pemindaian PET atau gallium
  • Biopsi sumsum tulang
  • Pemeriksaan cairan tulang belakang
  • Tes darah untuk mengukur fungsi ginjal dan hati
  • Tes untuk penyakit HIV.

Baca juga: Mengenal Gejala dan Tahap Perkembangan Kanker Limfoma

Perawatan

Dilansir dari WebMD, perawatan limfoma burkitt dapat dilakukan dengan kemoterapi kombinasi.

Obat kemoterapi akan disuntikkan langsung ke dalam cairan tulang belakang untuk mencegah kanker menyebar ke sistem saraf pusat.

Selain itu juga terdapat prosedur pembedahan pada kasus anak yang mengalami obstruksi usus akibat penyakit ini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Artikel ini tidak diperuntukkan untuk melakukan self diagnosis. Harap selalu melakukan konsultasi dengan dokter untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang tepat.

Indeks Penyakit


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Flu Tulang
Flu Tulang
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.