Kompas.com - 02/03/2022, 07:00 WIB

KOMPAS.com - Othematoma atau hematoma aurikula adalah masalah kesehatan ketika darah mengumpul di daun telinga atau perikondrium.

Othematoma biasanya terjadi akibat benturan.

Pegiat olahraga fisik seperti tinju atau gulat berisiko terkena othematoma.

Baca juga: Radang Telinga Tengah

Jika dibiarkan, othematoma dapat menyebabkan gangguan telinga lebih lanjut yang lebih parah.

Penyebab

Othematoma biasanya disebabkan oleh trauma. 

Trauma yang dimaksud ialah sepertiseperti dari kecelakaan kendaraan bermotor dan olahraga kontak seperti gulat, tinju, serta seni bela diri.

Pemakaian anting yang keliru juga bisa menyebabkan othematoma.

Gejala

Melansir NCBI, gejala othematoma meliputi:

  • Nyeri telinga
  • Demam
  • Menggigil
  • Keluar cairan dari telinga
  • Gangguan pendengaran
  • Pembengkakan telinga.

Diagnosis

Othematoma biasanya didiagnosis setelah dokter melakukan pemeriksaan fisik.

Tes yang dapat digunakan untuk diagnosis ialah:

  • Ultrasonografi 
  • CT atau MRI.

Baca juga: Infeksi Telinga

Perawatan

Secara umum, othematoma dapat diobati dengan metode drainase atau menguras darah yang mengumpul di area daun telinga,

Perawatan tersebut terbagi menjadi dua jenis, yakni:

  • Insisi, penyayatan untuk mengalirkan darah
  • Aspirasi jarum, pengurasan kumpulan darah dengan jarum.

Setelah proses drainase, dokter biasanya akan meresepkan antibiotik untuk pemulihan.

Istirahat penuh dan menghindari aktivitas fisik juga disarankan.

Segera hubungi dokter jika mengalami kecelakaan, terkena benturan, atau terkena pukulan.

Terlebih ketika telinga terasa tidak nyaman atau bengkak.

Komplikasi

Apabila tidak diobati, othematoma dapat menyebabkan telinga kembang kol atau cauliflower ear.

Tampilan khas dari telinga kembang kol adalah telinga yang salah lipatan dengan beberapa jaringan lunak tidak normal di telinga.

Meskipun drainase tergolong aman, tetap diskusikan pilihan terbaik perawatan dengan dokter sebelum atau sesudah pengobatan.

Komplikasi dari metode drainase meliputi:

Baca juga: 7 Penyebab Telinga Merah yang Bisa Terjadi

  • Infeksi
  • Nyeri
  • Parestesia
  • Alergi atau anafilaksis terhadap anestesi
  • Pembentukan bekas luka yang tidak sedap dipandang
  • Akumulasi kembali darah setelah drainase.

Pencegahan

Hindari benturan terutama di area telinga dan kepala untuk mencegah othematoma.

Gunakan atribut keselamatan ketika melakukan olahraga fisik, berkendara, atau melakukan aktivitas lain yang berisiko mengalami benturan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Artikel ini tidak diperuntukkan untuk melakukan self diagnosis. Harap selalu melakukan konsultasi dengan dokter untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang tepat.

Indeks Penyakit


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.