Terapi Baru untuk Diabetesi

Kompas.com - 12/03/2008, 20:49 WIB
Editor

INGGRIS, RABU – Sebuah metode penyembuhan baru untuk penderita diabetes telah diperkenalkan di beberapa negara. Para ahli yang memperkenalkannya percaya metode ini dapat menjadi langkah awal untuk penyembuhan total penyakit ini.

Enam pusat kesehatan di Inggris telah menerima dana hampir 10 juta poundsterling dari pemerintah untuk mentransplantasi sel yang memproduksi insulin.

Teknik ini diharapkan dapat mengurangi risiko serangan hipoglikemia atau menurunnya gula darah secara tidaknormal yang menyebabkan pingsan penderita diabetes tipe 1. Seperti diketahui, penderita diabetes tipe 1 tidak dapat memproduksi insulin dalam jumlah yang cukup, sehingga mereka harus bergantung pada injeksi hormon.

Setidaknya sekitar 250.000 orang dengan kondisi ini. Biasanya mulai sejak kanak-kanak dan tidak terkait dengan faktor gaya hidup seperti kegemukan, yang biasanya menyebabkan diabetes tipe 2.

Prosedur tranplantasi ini, menurut para ahli, melibatkan sel-sel yang dikenal sebagai sel islet, yang diambil dari pankreas orang yang sudah mati kemudian disuntikkan ke liver pasien. Di situlah sel akan bekerja memroduksi insulin.

Terobosan baru ini secara internasional telah diumumkan di tahun 2000 di Kanada. Namun pertama kalinya Inggris melakukan tranplantasi ini di London's King's College Hospital di tahun 2002.

Sejak saat itu, 12 pasien dari berbagai negara menjalani terapi ini terutama untuk mereka yang berisiko mengalami hipoglikemia. Dengan demikian, terapi ini bakal melindungi diabetesi dari hipoglikemia dan pada beberapa pasien membebaskan mereka dari proses penyuntikan insulin selama beberapa kali.

Meski demikian, pasien-pasien pengguna terapi ini mesti mengonsumsi obat-obatan imunosupresan selama sisa hidupnya  dan mungkin juga akan dilakukan tranplantasi lagi untuk melindungi pasien dari kejadian hipoglikemia.

Pemerintah Inggris berencana akan mengucurkan dana lebih besar lagi untuk meningkatkan jumlah transplantasi dari 20 orang pada tahun pertama menjadi 80. Sejak April, Departemen Kesehatan akan mendanai dua laboratorium di London dan Oxford untuk memperoleh donor pankreas dan mempersiapkan transplantasi sel. Dua laboratorium ini akan memasok sel untuk enam pusat transplantasi di Oxford Radcliffe, Newcastle-up-on Tyne, North Bristol, Central Manchester, Kings College dan Royal Free NHS trusts.

Source: BBC

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.