Ibuprofen Terbaik Atasi Demam Anak

Kompas.com - 05/09/2008, 09:32 WIB
Editor

HASIL penelitian terbaru para ilmuwan  Inggris menunjukkan ibuprofen terbukti lebih efektif menurunkan demam pada anak-anak daripada paracetamol. Riset yang dilakukan di kota Bristol ini menganjurkan ibuprofen sebaiknya dijadikan pilihan utama dalam pengobatan.

Untuk menguji kehandalan ibuprofen, peneliti dari  Universitas  Bristol dan University of the West of England melibatkan 156 anak berusia 6 bulan hingga enam tahun. Anak-anak yang diteliti adalah mereka yang temperatur tubuhnya mencapai 37,8 hingga 41 derajat akibat sakit yang ringan.

Dari hasil pantauan selama 48 jam terlihat bahwa kelompok anak yang mendapat obat ibuprofen  temperaturnya rutun lebih cepat ketimbang kelompok paracetamol.  Riset yang dimuat dalam British Medical Journal ini juga mengindikasikan bahwa penggunaan dua jenis obat secara bergantian dapat membantu, seperti halnya yang telah banyak direkomendasikan tenaga media di Inggris.

Namun para ahli  kesehatan tidak sepakat dengan metode gabungan tersebut karena menyalahi prosedur pengobatan resmi. Yang dikhawatirkan adalah kemungkinan anak-anak akan mengalami kelebihan dosis.

Panduan yang dipublikasikan tahun oleh National Institute for Health and Clinical Excellence (NICE) mengatakan bahwa  baik ibuprofen atau paracetamol dapat digunakan untuk anak-anak yang sakit atau stres karena demam. Namun dalam panduan itu juga disebutkan, karena masih minimnya bukti penelitian , kedua jenis obat ini sebaiknya tidak gunakan bersamaan atau pun diminum selang-seling.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pika

Pika

Penyakit
Mengenal Prosedur Cuci Darah untuk Pasien Gagal Ginjal

Mengenal Prosedur Cuci Darah untuk Pasien Gagal Ginjal

Health
Hiperkalemia

Hiperkalemia

Penyakit
Selin Mual dan Muntah, Ini 4 Tanda Awal Kehamilan

Selin Mual dan Muntah, Ini 4 Tanda Awal Kehamilan

Health
Sindrom Albright

Sindrom Albright

Health
4 Hal yang Harus Dilakukan saat Orang Terdekat Mengalami Depresi

4 Hal yang Harus Dilakukan saat Orang Terdekat Mengalami Depresi

Health
13 Penyebab Menstruasi Tidak Teratur, Tidak Bisa Disepelekan

13 Penyebab Menstruasi Tidak Teratur, Tidak Bisa Disepelekan

Health
Fibroid Rahim

Fibroid Rahim

Penyakit
4 Cara Meningkatkan Hemoglobin dalam Darah

4 Cara Meningkatkan Hemoglobin dalam Darah

Health
Nyeri Panggul

Nyeri Panggul

Penyakit
7 Cara Mengobati Prostatitis dengan Obat, Perawatan Medis, dan Alami

7 Cara Mengobati Prostatitis dengan Obat, Perawatan Medis, dan Alami

Health
Nyeri Dada

Nyeri Dada

Penyakit
17 Penyebab Sel Darah Putih Tinggi, Bisa Tanda Infeksi sampai Kanker

17 Penyebab Sel Darah Putih Tinggi, Bisa Tanda Infeksi sampai Kanker

Health
Hernia Hiatus

Hernia Hiatus

Penyakit
Mual Muntah Tanda Kehamilan, Apakah Bisa Jadi Berbahaya?

Mual Muntah Tanda Kehamilan, Apakah Bisa Jadi Berbahaya?

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.