Agar Mrs.V kembali Basah

Kompas.com - 19/09/2008, 01:56 WIB
Editor

KEKERINGAN vagina atau kegagalan vagina menghasilkan lubrikasi saat seorang wanita dirangsang secara seksual biasanya terkait dengan ketuaan. Bahkan lebih buruk lagi dikaitkan dengan frigiditas.

Menurut Joel D. Block, PhD, seksolog dan ahli psikologi klinis dari Human Sexuality Center of Long Island Jewish Medical Center, sekitar 60 persen wanita berusia lebih dari 40 tahun memiliki masalah kekeringan vagina. Sekitar 35 persen wanita berusia 40 tahun hanya mengalami satu atau tiga kali saja. kesimpulannya, fenomena kekeringan ini tidak terbatas pada persoalan ketuaan.
    
Tentu saja sekresi yang tidak cukup saat hubungan seksual akan menyebabkan rasa nyeri bagi kedua pasangan. Bahkan untuk sang wanita sendiri bisa jadi menyebabkan munculnya iritasi atau luka pada dinding vagina.
    
Penyebab kekeringan vagina bermacam-macam. Bisa jadi akibat kadar hormon yang berubah-ubah selama siklus menstruasi. Juga bisa terjadi sebagai pertanda menopause saat produksi estrogen dalam tubuh menurun. Obat-obatan tertentu seperti antidepresan, kontrasepsi oral, penyubur bisa menyebabkan kekeringan.

Bahkan pemakaian kondom lateks tanpa lubrikan/ pelicin dapat menyebabkan kekeringan juga. Dan yang paling sering terjadi adalah persoalan psikis. Bisa jadi rasa takut atau mungkin cemas yang dialami sang wanita menyebabkan rangsangan yang dialami saat hubungan seksual tidak menghasilkan lubrikan. Itu berarti si wanita tidak teransang.

Berikut ini, Joel d. Block, Ph.D memberikan empat langkah untuk mengatasi kekeringan pada vagina:
1. Lakukan cek kesehatan. Katakana pada dokter bahwa anda mengalami masalah kekeringan vagina. Apakah obat yang Anda gunakan penyebabnya? Tes darah yang menunjukkan produksi estrogen tidak cukup? atau ada penyebab lain, harus Anda sampaikan.
2. Bicarakan dengan pasangan Anda. Jika penyebab fisik telah disingkirkan, Anda dan pasangan perlu mencari kemungkinan lain. Apakah ada masalah tersembunyi yang tidak terpecahkan dalam hubungan Anda? Apa sikap Anda tentang seksualitas Anda sendiri? Apakah pasangan Anda gagal merangsang Anda? Dan lain sebagainya bisa Anda cari.
3. Gunakan lubrikan/ pelicin. Pilih produk yang larut dalam air yang dibuat khusus untuk tujuan ini. lubrikan dengan dasar minyak dapat merusak kondom, menutup pori-pori di vagina dan mempermudah infeksi vagina.
4. Lakukan aktivitas seks lebih banyak. Penelitian telah menunjukkan bahwa aktivitas seksual yang teratur, termasuk masturbasi meningkatkan lubrikasi vagina.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.