Bolehkah Kita Memutihkan Gigi?

Kompas.com - 03/06/2009, 19:49 WIB
Editor

KOMPAS.com — Banyak klinik gigi menawarkan perawatan memutihkan gigi. Amankah perawatan semacam ini?

Tahun 2005, Dental School University of Texas Health Science Center mengadakan penelitian. Ada 57 remaja berusia 12-17 tahun yang dijadikan responden. Mereka mendapatkan perawatan pemutihan gigi selama 2 minggu. Dari penelitian tersebut, ditemukan bahwa pemutihan gigi aman alias tidak berbahaya sama sekali.

Irwin Smigel, DDS, Presiden American Society for Dental Aesthetics di Amerika menjelaskan, "Terdapat ruang saraf yang cukup besar pada gigi remaja sehingga proses pemutihan gigi bisa lebih sakit. Tetapi, ada jarak yang cukup jauh antara enamel dengan ruang saraf tersebut sehingga proses pemutihan gigi bisa berlangsung aman."

Kesimpulannya: bila Anda sudah pernah mendapat perawatan sebelumnya, seperti melapisi dan menambal gigi, maka kesempatan untuk memutihkan gigi sudah tidak ada lagi. Bahan pemutih gigi dapat merusak tambalan atau lapisan enamel.

Fakta lain juga ada. Kali ini menyangkut wanita hamil. Jika Anda hamil, sebaiknya jangan melakukan proses pemutihan gigi. Kandungan pewarna yang terdapat pada pemutih gigi dikhawatirkan dapat merusak janin.

Untuk yang bergusi dan bergigi rapuh serta sensitif, sebaiknya juga tak melakukan pemutihan gigi. Apa pasal? Penelitian tahun 2002 yang dilakukan oleh University of  Southern California School of Dentistry menyebutkan bahwa pemutih gigi bisa menambah kadar sensitivitas pada gusi dan gigi yang sebelumnya memang sudah bermasalah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengapa Stres Bisa Membuat Kita Jatuh Sakit?

Mengapa Stres Bisa Membuat Kita Jatuh Sakit?

Health
Mengapa Stres Bisa Menganggu Siklus Menstruasi?

Mengapa Stres Bisa Menganggu Siklus Menstruasi?

Health
Pentingnya Vaksin Kanker Serviks

Pentingnya Vaksin Kanker Serviks

Health
Gejala Klamidia, Infeksi Menular Seksual yang Suka Muncul Diam-diam

Gejala Klamidia, Infeksi Menular Seksual yang Suka Muncul Diam-diam

Health
7 Penyebab Hipertensi pada Anak

7 Penyebab Hipertensi pada Anak

Health
Flu Tulang

Flu Tulang

Penyakit
12 Penyebab Hipertensi yang Perlu Diwaspadai

12 Penyebab Hipertensi yang Perlu Diwaspadai

Health
Peripheral Artery Disease (PAD)

Peripheral Artery Disease (PAD)

Penyakit
Kenali Apa itu Flu Singapura, Ciri-ciri, dan Penyebabnya

Kenali Apa itu Flu Singapura, Ciri-ciri, dan Penyebabnya

Health
Sindrom Antley-Bixler

Sindrom Antley-Bixler

Penyakit
8 Cara Mencegah Penyakit Ginjal

8 Cara Mencegah Penyakit Ginjal

Health
Kenali Apa yang Anda Rasakan, Ini Beda Sedih dan Depresi

Kenali Apa yang Anda Rasakan, Ini Beda Sedih dan Depresi

Health
Ciri-ciri Kanker Mulut Harus Diwaspadai Sejak Dini

Ciri-ciri Kanker Mulut Harus Diwaspadai Sejak Dini

Health
10 Kebiasaan yang Memicu Penyakit Ginjal

10 Kebiasaan yang Memicu Penyakit Ginjal

Health
Apa Saja Penyebab Penyakit Ginjal?

Apa Saja Penyebab Penyakit Ginjal?

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.