Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Minuman Anggur Bisa Mencegah Alzheimer

Kompas.com - 14/07/2009, 05:09 WIB
Editor

 

VIENNA, Senin - Meminum anggur secara tidak berlebihan akan mengurangi risiko hinggapnya penyakit alzheimer, yang salah satu gejalanya adalah kepikunan. Penyakit ini pada umumnya menyerang orang lanjut usia di atas 75 tahun. Demikian menurut studi yang dikeluarkan di Vienna, Senin (13/7), pada konferensi Asosiasi Alzheimer 2009 yang dihadiri sekitar 6.000 ilmuwan, dokter, dan ahli penyakit lainnya.

Sebaliknya, konsumsi anggur yang berlebihan dapat meningkatkan risiko alzheimer, sebagaimana ditemukan peneliti dari Universitas Wake Forest, North Carolina, AS. Kaycee Sink, salah seorang penulis laporan tersebut menyatakan telah meneliti 3.069 orang berusia 75 tahun ke atas.

Selama enam tahun, para responden diminta mencatat jumlah alkohol yang dikonsumsi. Responden yang membatasi diri hanya meminum satu atau dua gelas alkohol sehari ternyata mengalami risiko lebih rendah terserang alzheimer.

Mereka yang telah mengalami masalah ingatan dan meminum lebih dari dua gelas anggur per hari mendapatkan risiko dua kali terserang alzheimer jika dibandingkan dengan penderita yang tidak meminum anggur.

Sementara itu, sebuah studi lain yang dikeluarkan para peneliti di pusat kesehatan California bagi para veteran perang menemukan, mereka yang menderita stres pascatrauma akan menderita alzheimer dua kali lebih cepat dibandingkan dengan mantan tentara lain.

Penelitian itu mencakup 181.093 veteran berusia 55 tahun atau lebih. Mereka diawasi antara tahun 2001 dan 2007. Alzheimer disebabkan oleh hilangnya sel secara besar-besaran di beberapa lokasi di otak.

Bertambah

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), diperkirakan 37 juta orang di dunia menderita demensia yang disebabkan alzheimer. Dengan populasi yang menua, angka itu diperkirakan akan terus bertambah dengan cepat dalam dekade ke depan.

Penelitian di AS menyatakan, suplemen omega-3 tidak menghentikan penurunan memori pada penderita alzheimer. Penemuan dari penelitian selama 18 bulan yang didukung dana dari pemerintah menyatakan, usulan meminum suplemen docosahexaenoic acid (DHA) ataupun asam omega-3 tidak banyak membantu penderita alzheimer. (AFP/joe)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+