Batuk ke Arah Ponsel untuk Diagnosis Penyakit

Kompas.com - 10/11/2009, 09:54 WIB
Editoracandra

JAKARTA, KOMPAS.com — Tak lama lagi, ponsel Anda tak sekadar bisa digunakan untuk alat komunikasi dan hiburan, tetapi ponsel juga mampu mendiagnosis penyakit hanya dalam beberapa detik setelah Anda batuk ke arahnya.

Para ahli Amerika dan Australia saat ini tengah mengembangkan software untuk ponsel canggih yang akan mendiagnosis penyakit. Cukup dengan batuk ke arah ponsel, software akan menginformasikan apakah Anda menderita flu, radang paru-paru, atau penyakit pernapasan lainnya.

Selama ini, dengan mengetahui apakah Anda mengidap batuk kering atau basah, produktif atau tidak produktif (dibedakan dari adanya lendir pada paru-paru), akan membantu dokter memastikan penyebab batuk, baik karena bakteri maupun infeksi virus. Para dokter sendiri sudah mampu membedakan berbagai jenis batuk dari suara pasien.

Kini, perangkat lunak tersebut diklaim mampu berbuat sama dan dapat mencegah pasien dari risiko penyakit serius dan menghindarkan mereka dari kemungkinan operasi.

”Mengapa tidak jika kita mengukur batuk? Ini gejala umum yang sering terjadi ketika pasien datang, kita masih mengandalkan dokter dan perawat yang menggunakan teknologi lama dari abad ke-19,” ungkap Suzzane Smith dari STAR Analytical Services, perusahaan dibalik penelitian ini.

Biasanya, batuk berlangsung sekitar seperempat detik, mulai dari tarikan napas yang dalam, buang napas, dan kemudian suara keras yang membuat suara batuk.

Batuk orang sehat cenderung lebih keras daripada batuk orang sakit. Setelah suara keras, ada kehalusan seperti getaran pita suara dan lendir yang mengungkapkan informasi mengungkapkan informasi tentang apa yang terjadi dalam sistem pernapasan pasien.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Perangkat ini akan membandingkan batuk pasien pada database rekaman batuk, yang berisi suara dari semua penyakit pernapasan dari orang-orang dari kedua jenis kelamin, umur, berat badan, dan variabel lainnya.

Saat ini, tim dari STAR memiliki database dari beberapa lusin pasien. Namun, mereka memperkirakan butuh total sekitar 1.000 pasien lagi sebelum software ini diluncurkan. Saat ini, software telah digunakan di komputer, tapi para ahli mengantisipasi sehingga dapat diaplikasikan pada smartphone.

Para dokter optimistis dengan aplikasi perangkat lunak ini. Dr Jaclyn Smith, dokter pengobatan pernapasan di Universitas Manchester, spesialis pengukuran batuk, mengatakan, “Jika mereka dapat menemukan parameter yang akurat menggunakan batuk untuk mendiagnosis penyakit, hal ini sangat menakjubkan. Ini akan dapat meningkatkan diagnosis penyakit dan membantu orang-orang dalam perawatan kesehatan."

STAR telah diberi hibah dari Bill dan Melinda Gates Foundation sebesar  100.000 dollar AS (Rp 1 miliar) untuk melakukan riset yang diharapkan dapat berguna bagi negara berkembang, di mana radang paru-paru menjadi penyebab kematian anak-anak.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Psikopat

Psikopat

Penyakit
7 Makanan untuk Mencegah Osteoporosis

7 Makanan untuk Mencegah Osteoporosis

Health
Midriasis

Midriasis

Penyakit
13 Penyebab Kelemahan Otot yang Perlu Diwaspadai

13 Penyebab Kelemahan Otot yang Perlu Diwaspadai

Health
Fibromyalgia

Fibromyalgia

Health
3 Jenis Anemia yang Umum Terjadi pada Ibu Hamil

3 Jenis Anemia yang Umum Terjadi pada Ibu Hamil

Health
Hepatitis B

Hepatitis B

Penyakit
4 Penyebab Eksim yang Perlu Diwaspadai

4 Penyebab Eksim yang Perlu Diwaspadai

Health
Perikarditis

Perikarditis

Penyakit
3 Jenis Makanan Tinggi Kolesterol yang Tetap Baik Dikonsumsi

3 Jenis Makanan Tinggi Kolesterol yang Tetap Baik Dikonsumsi

Health
Kusta

Kusta

Penyakit
11 Penyebab Pendarahan saat Melahirkan

11 Penyebab Pendarahan saat Melahirkan

Health
Osteoporosis

Osteoporosis

Penyakit
10 Penyebab Darah dalam Urine yang Perlu Diwaspadai

10 Penyebab Darah dalam Urine yang Perlu Diwaspadai

Health
Ulkus Kornea

Ulkus Kornea

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.