Bye-bye Ketombe!

Kompas.com - 18/12/2009, 15:58 WIB
EditorNF

KOMPAS.com - Kondisi cuaca yang lembap menjadi salah satu pendukung timbulnya masalah ketombe pada kulit kepala. Belum lagi diperparah dengan salah perawatan kulit kepala, salah penggunaan produk, dan stres. Pakar rambut kenamaan, Rudy Hadiwuwarno bahkan berkata, "Menurut pengalaman saya di lapangan, bertemu dengan klien-klien, ketombe adalah salah satu permasalahan paling umum. Bahkan bisa dibilang, menjadi polemik."

Untuk mengatasi ketombe pada rambut bukan hal yang mudah. Banyak tips dan saran untuk mengurangi ketombe yang berjatuhan di bahu, dari resep tradisional, hingga shampo antiketombe di pasaran. "Saat ini memang banyak shampo yang mengklaim bisa menghilangkan ketombe. Namun, shampo sifatnya sementara. Digunakan sebagai pencuci rambut dan kulit kepala, lalu kemudian dibilas. Kurang tuntas perawatannya. Butuh perawatan yang  leave-on agar lebih efektif dan tuntas."

Menjawab kebutuhan tersebut, pertengahan Desember ini, Rudy Hadisuwarno meluncurkan  serum khusus antiketombe. Jika tahun sebelumnya, Rudy meluncurkan serum untuk antikerontokan, kali ini ia mengeluarkan serum antiketombe yang dibuat berdasar kerjasama dengan Martha Tilaar Innovation Centre.

Menurut Rudy, serum ini merupakan inovasi pertama di Indonesia yang memiliki konsentrasi tinggi, dan dipercaya mampu bekerja secara efektif untuk mengatasi ketombe. Serum ini cukup dioles dan dipijatkan pada kulit kepala 3 kali seminggu @ 1 botol. Anti Dandruff Serum ini membantu mengatasi ketombe dengan sistem 3 cara yang mereka namakan Triple Active Care Treatment, yakni; menghilangkan ketombe, mengurangi gatal, iritasi, dan kemerahan karena ketombe, serta menjaga kelembapan kulit kepala yang kering.

Anti Dandruff Serum – Intensive Treatment Serum with Active Dandruff Remover ini sudah tersedia di salon-salon dan toko-toko kecantikan dengan harga Rp 60.000 per satu kotak yang berisi 6 botol mulai pertengahan Desember lalu. "Selain menggunakan serum ini, agar mempercepat proses penghilangan ketombe, disarankan untuk mengkonsumsi lebih banyak zat besi, vitamin, dan sayuran hijau. Selain itu tetap menghindari stres dan mengatur pola makan rendah lemak," saran Rudy.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.