Sopir Bus Sambut Positif Kampanye Antirokok

Kompas.com - 21/12/2009, 14:43 WIB
Editoracandra

JAKARTA, KOMPAS.com - Masih tingginya tingkat pelanggaran merokok di angkutan umum membuat YLKI mengadakan kampanye penyuluhan antirokok di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Senin (21/12/2009).

Kampanye yang berlangsung sejak pukul 10.00-13.00 tadi dihadiri oleh lebih dari seratus sopir dan kernet di Terminal Kampung Rambutan. Sambil "ngetem", mereka duduk tertib mendengar penjelasan-penjelasan yang diberikan para pembicara.

Hadir dalam kampanye penyuluhan tersebut pengurus harian YLKI Tulus Abadi, Kepala Terminal Dalam Kota HM Hatta dan Fuad Baradja. Sopir yang datang terlihat antusias memperhatikan penjelasan-penjelasan yang diberikan pembicara.

"Ini positif, sehat untuk kita," kata Maman Junaedi (52), sopir bus Patas 16 tujuan Tanah Abang-Rambutan.

Menurut Maman, penumpang sering kali mengeluh jika ada penumpang lain yang merokok di sekitar mereka. Ia juga berharap setelah kampanye tersebut, jumlah perokok dapat dikendalikan. "Mudah-mudahan abis ini bisa mengendalikan jumlah perokok," tuturnya.

Hampir sama dengan Maman, Hendra (34) sopir bus Patas 6 tujuan Grogol-Rambutan juga menganggap kampanye penyuluhan yang diadakan YLKI tersebut adalah sarana yang baik. "Ya, bagus buat sopir sama kondektur," katanya.

Ketika ditanya apa setelah ini ia akan berhenti merokok, ia menjawab, "Ya proses aja," tuturnya.

Dalam bus yang dia kendarai, diakuinya masih banyak penumpang yang merokok. "Ada aja, cuma jarang, nggak banyak," kata dia lagi.

Seperti diberitakan sebelumnya, sopir angkutan umum, berdasarkan survei YLKI adalah yang terbanyak melanggar aturan Kawasan Dilarang Merokok (KDM) di tempat umum, dalam hal ini angkutan umum.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Picu Kematian Mendadak, Ini Penyebab Henti Jantung di Usia Muda

Picu Kematian Mendadak, Ini Penyebab Henti Jantung di Usia Muda

Health
Makanan Terbaik dan Terburuk untuk Penderita Diabetes, Apa Saja?

Makanan Terbaik dan Terburuk untuk Penderita Diabetes, Apa Saja?

Health
Apakah Saat Demam Boleh Mandi?

Apakah Saat Demam Boleh Mandi?

Health
11 Makanan dan Minuman yang Pantang untuk Penderita Diabetes

11 Makanan dan Minuman yang Pantang untuk Penderita Diabetes

Health
Waspadai, Berat Badan Turun Drastis Bisa Jadi Tanda Diabetes

Waspadai, Berat Badan Turun Drastis Bisa Jadi Tanda Diabetes

Health
Cara Mengatasi Bisul di Bokong

Cara Mengatasi Bisul di Bokong

Health
5 Obat Batuk Anak Alami yang Aman dan Praktis

5 Obat Batuk Anak Alami yang Aman dan Praktis

Health
Apa Perbedaan Vegetarian dan Vegan?

Apa Perbedaan Vegetarian dan Vegan?

Health
4 Tanda Diabetes yang Sering Tak Disadari

4 Tanda Diabetes yang Sering Tak Disadari

Health
8 Makanan yang Dapat Menyehatkan kulit

8 Makanan yang Dapat Menyehatkan kulit

Health
Mengapa Diabetes Dapat Menyebabkan Nyeri Sendi?

Mengapa Diabetes Dapat Menyebabkan Nyeri Sendi?

Health
4 Cara Untuk Menstimulasi dan Mempercepat Proses Persalinan

4 Cara Untuk Menstimulasi dan Mempercepat Proses Persalinan

Health
Splenomegali

Splenomegali

Penyakit
4 Faktor Risiko Penyakit Jantung

4 Faktor Risiko Penyakit Jantung

Health
Orkitis

Orkitis

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.