Ketagihan Karbohidrat Tanda Stres?

Kompas.com - 03/02/2010, 08:16 WIB
Editoracandra

KOMPAS.com — Jika Anda tiba-tiba merasa ingin makan donat, cokelat, atau snack lain saat sedang dikejar deadline atau setelah mengingat pertengkaran dengan suami semalam, itu bukanlah tanda Anda sedang lapar. Namun, itu bisa jadi karena Anda sedang dilanda stres.

Penelitian menunjukkan, setiap kali sedang down, tubuh kita selalu merasa membutuhkan karbohidrat. Makanan yang manis-manis bisa membuat Anda merasa nyaman dalam waktu singkat, tetapi ini juga akan menyebabkan mood Anda menurun dengan cepat.

Hal tersebut diungkapkan oleh Judith Wurtman PhD, peneliti dari Massachusetts Institute of Technology, Amerika Serikat. Ia dan suaminya, Profesor Richard J Wurtman, sejak lama tertarik meneliti kaitan antara karbohidrat dan kondisi emosi seseorang. Hasil penelitiannya dipublikasikan dalam Scientific American pada tahun 1989 dan beberapa jurnal kesehatan lain.

Wurtman menjelaskan, orang yang ketagihan (craving) karbohidrat sanggup mengonsumsi tambahan 800 kalori dari kebutuhan kalori normal. Jika orang tersebut kegemukan, biasanya mereka akan berusaha membakar kalori dengan berolahraga lebih keras atau makan sedikit pada waktu makan.

Orang yang memiliki keinginan mengonsumsi lebih banyak karbohidrat juga dilaporkan merasa lebih nyaman, stresnya berkurang, dan bisa tidur lebih nyenyak setelah mengunyah makanan mengandung gula.

Menurut Wurtman, mood kita memang jadi membaik 20 menit setelah melahap karbohidrat. "Ini karena saat makan karbohidrat, tubuh kita melepaskan hormon serotonin (hormon senang) lebih banyak," paparnya.

Akan tetapi, perlu diingat juga bahwa mood tadi akan dengan cepat menurun lagi. Kemudian Anda akan merasa butuh karbohidrat lagi, begitu seterusnya hingga Anda tak menyadari tubuh Anda sudah tergolong obesitas.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.