Bedak Vagina Picu Kanker?

Kompas.com - 27/03/2010, 12:02 WIB
EditorAnna

Kompas.com — Pemakaian bedak secara serampangan bisa berdampak buruk bagi bayi. Bahkan, para dokter tidak menganjurkan orangtua untuk memberikan bedak di organ vital anak perempuan karena bisa menyebabkan gangguan reproduksi saat masa dewasa, bahkan kanker.

Lalu, apa yang harus dilakukan apabila si kecil telanjur sering dipakaikan bedak di vagina? Menurut penjelasan dr Judi Januadi Endjun, SpOG, dari RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, kebiasaan memakaikan bedak di organ intim anak perempuan sebaiknya dihentikan.

Mulai sekarang, orangtua juga harus mengajari anak cara hidup yang sehat, misalnya makanan yang alamiah, halal dan bergizi, tidak kegemukan, tidak makan junk food dan kelak apabila sudah dewasa, jangan terlambat menikah, punya anak, dan menyusui hingga genap 25 bulan.

Selain itu, rajin-rajinlah memeriksakan diri ke dokter kandungan, terutama jika haidnya nyeri atau tidak teratur. Hindari juga makanan yang dibakar karena arangnya bisa memicu kanker saluran cerna.

Kenali juga faktor risiko dalam keluarga, misalnya ada keluarga dekat yang terkena tumor payudara, indung telur, rahim, atau saluran cerna. Namun, jangan terlalu stres memikirkannya, yang penting ke depannya kita perbaiki.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.