Diberi Yodium, Garam Sepi Pembeli

Kompas.com - 31/03/2010, 03:47 WIB
Editor

Kupang, Kompas - Pasaran garam rakyat di Desa Oebelo, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, sepi setelah sejak lebih dari seminggu lalu menambahkan kandungan yodium sesuai standar kesehatan. Kondisi itu membingungkan sekaligus meresahkan para penggarapnya.

Beberapa penggarap garam rakyat di Oebelo, sekitar 20 kilometer sebelah timur Kupang, mengatakan hal itu, Selasa (30/3) siang. ”Kami tidak tahu kenapa setelah diproses menjadi garam beryodium menjadi kurang laku. Di pasar rakyat di pedalaman pun masyarakat umumnya tidak mau membeli garam beryodium,” tutur Martha Feo (35), petani garam rakyat di Oebelo.

Keterangan Martha dibenarkan petani garam lainnya, Simson Sole (32). ”Banyak calon pembeli batal membeli garam setelah tahu garamnya beryodium,” kata ayah tiga anak itu.

Pengolahan garam menjadi garam beryodium di Oebelo terjadi berkat dukungan dan bantuan dari Unicef bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Kupang. Bantuan cuma-cuma berupa cairan khusus masing-masing 5 kilogram untuk setiap keluarga petani itu tersalur sejak lebih dari sepekan lalu. Karena prosesnya sederhana, pengolahan garam beryodium langsung dilakukan sejak saat itu pula.

Belum diketahui secara pasti penyebab lesunya pasaran garam rakyat tersebut. Sejumlah warga di Oebelo menduga kuat hal itu erat kaitannya dengan kebutuhan garam untuk sapi yang menjadi usaha andalan masyarakat di Timor. Pembeli garam terbanyak selama ini adalah peternak yang membutuhkan garam untuk sapi mereka. Mereka enggan membeli garam beryodium karena sapi tidak mau menyentuhnya. (ans)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.