Membuat Hidangan dari Tepung Pisang

Kompas.com - 10/05/2010, 00:57 WIB
Editordin

KOMPAS.com - Maraknya aneka jenis tepung dari aneka bahan makanan lokal perlu kita sambut dengan menyosialisasikan melalui resep supaya menambah jenis variasi pangan yang bisa diminati masyarakat. Semua orang telah mengenal pisang dari sisi fisik maupun seleranya sehingga orang mudah menerima bentuk dari tepung pisang.

Tanaman pisang berasal dari daerah tropis Asia Tenggara di sekitar kawasan Malaysia dan Indonesia. Namun, sekarang tanaman pisang telah menyebar di sejumlah negara dan di Indonesia pisang ditanam di seluruh Nusantara. Sebagai negara tropis, Indonesia memiliki 250 jenis pisang. Dari 250 jenis itu, pisang terdiri atas tiga kelompok, yaitu:

1. Pisang yang dimakan sebagai buah setelah masak, yaitu pisang ambon, pisang susu, pisang raja, pisang meja, pisang mas, dan pisang barangan.

2. Pisang yang dimakan setelah masak dan diolah (dikukus, digoreng), yaitu pisang tanduk, pisang nangka, pisang kepok.

3. Pisang yang berbiji, yang biasa dipakai untuk penyedap rasa, yaitu pisang batu atau kelutuk, biasanya dipakai untuk aneka rujak.

Tepung atau pati pisang cukup kaya akan karbohidrat dan protein bisa dipakai bahan pembuat roti, cake, atau biskuit, bubur bayi, dan lain-lain. Biasanya tepung pisang yang terbaik dibuat dari pisang kepok. Ciri-ciri pisang yang baik warnanya putih, rasa dan aroma khas, bisa disimpan 9-12 bulan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.