Nyeri Ulu Hati Mungkin Serangan Jantung

Kompas.com - 21/05/2010, 11:38 WIB
EditorAnna

Kompas.com - Serangan jantung seringkali digambarkan sebagai nyeri dada yang hebat, napas sesak, atau mendadak pingsan. Padahal, rasa sakit akibat serangan jantung bervariasi pada setiap orang. Tak sedikit pasien jantung yang awalnya mengira gejala yang dirasakannya adalah sakit maag.

Hal itu dialami oleh Sjachrul (53) yang masuk ke unit gawat darurat RS.Pondok Indah Jakarta beberapa waktu lalu karena merasakan nyeri hebat di bagian ulu hatinya setelah sebelumnya mengalami muntah di rumah. "Saya kira saya terkena sakit maag, namun yang sedikit berbeda adalah keringat dingin mengucur dengan deras," katanya.

Karenanya ia sangat terkejut ketika oleh dokter ia dinyatakan menderita serangan jantung. "Hasil pemeriksaan menunjukkan ada sumbatan di bilik kanan jantung saya," papar pecandu rokok berat ini. Oleh dokter, penyumbatan yang dialaminya diatasi dengan pemasangan stent.

Menurut penjelasan dr.Taufik Arifin Pohan, SpJP dari RS.Pondok Indah, sekitar 30 persen serangan jantung memiliki mirip dengan gejala sakit maag. "Gejala jantung juga dapat menimbulkan nyeri di ulu hati. Karena itu, perlu dipikirkan pemeriksaan jantung jika obat maag yang selama ini dikonsumsi tidak memberi kesembuhan," paparnya.

Penyempitan pembuluh darah juga bisa menimbulkan gejala keringat dingin. Penyempitan arteri akan membuat tubuh beradaptasi dengan menyetel dirinya dalam posisi siaga, yang salah satu tandanya adalah dengan mengeluarkan keringat dingin.

Serangan jantung menimbulkan kerusakan pada otot jantung karena kehilangan pasokan darah. Biasanya hal itu terjadi ketika bekuan darah menyumbat aliran darah di arteri koroner. Semakin cepat Anda ke rumah sakit, semakin banyak yang bisa dilakukan untuk membatasi kerusakan otot jantung.

Nyeri berupa serangan jantung akibat penyempitan maupun pembuntuan arteri koroner bersifat mendadak, terasa seperti mencengkeram, menekan, meremas, ataupun rasa terbakar. Kadang digambarkan seperti ditimpa benda berat, atau layaknya diikat oleh seutas tali di seputar dada. Serangan nyeri yang sangat khas tersebut sering disebut Angina.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Mengatasi Kaki Bengkak selama Kehamilan

Cara Mengatasi Kaki Bengkak selama Kehamilan

Health
Angiosarkoma

Angiosarkoma

Penyakit
4 Tanda Awal Penyakit Hati yang Disebabkan oleh Alkohol

4 Tanda Awal Penyakit Hati yang Disebabkan oleh Alkohol

Health
Hiperparatiroidisme

Hiperparatiroidisme

Penyakit
5 Makanan Sehat untuk Bantu Menghilangkan Stres

5 Makanan Sehat untuk Bantu Menghilangkan Stres

Health
Gastroesophageal Reflux Disease (GERD)

Gastroesophageal Reflux Disease (GERD)

Penyakit
3 Perbedaan Gejala Demam Berdarah (DBD) dan Tipes

3 Perbedaan Gejala Demam Berdarah (DBD) dan Tipes

Health
Sakit Lutut

Sakit Lutut

Penyakit
3 Cara Mudah Agar Kamu Bisa Tidur Nyenyak

3 Cara Mudah Agar Kamu Bisa Tidur Nyenyak

Health
5 Cara Atasi Sakit Punggung saat Hamil

5 Cara Atasi Sakit Punggung saat Hamil

Health
Stres Bisa Picu Tekanan Darah Tinggi, Begini Alasannya

Stres Bisa Picu Tekanan Darah Tinggi, Begini Alasannya

Health
Masturbasi saat Haid, Apakah Berbahaya?

Masturbasi saat Haid, Apakah Berbahaya?

Health
Impotensi

Impotensi

Penyakit
5 Obat Prostat dan Fungsinya

5 Obat Prostat dan Fungsinya

Health
Meningitis

Meningitis

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.