Lahir di Pekan 39, Bayi Berisiko Autisme

Kompas.com - 11/06/2010, 11:28 WIB
EditorAsep Candra

LONDON, KOMPAS.com -  Bayi yang lahir satu minggu lebih awal dari masa kandungan normal berisiko lebih besar mengalami problem kesehatan seperti autisme dan gangguan pendengaran, demikian hasil riset yang dimuat jurnal Public Library of Science Medicine.

Menurut penelitian, bayi-bayi yang lahir pada kehamilan 39 minggu –  masa di mana para ibu juga kerap merencanakan untuk bedah cesar – cenderung lebih rentan mengalami kesulitan belajar dibandingkan mereka yang lahir pada usia kandungan 40 minggu.

Kesimpulan ini merupakan analisis para ahli dari Glasgow University Skotlandia terhadap data kelahiran lebih dari 400.000 anak.  Mereka menemukan, bayi-bayi yang lahir pada minggu ke-37 hingga 39 berisiko 5,1 persen mengalami gangguan, sedangkan bayi yang lahir di minggu ke-40 hanya berisiko 4 persen.

Dengan semakin maraknya prosedur bedah caesar saat kandungan berusia 39 minggu, temuan ini memunculkan suatu kekhawatiran. Para ibu yang memilih operasi caesar tanpa alasan medis yang kuat berarti menempatkan anak-anak mereka dalam risiko lebih besar mengalami kesulitan belajar.

Jill Pell, profesor dari Glasgow University menyatakan para ibu dan dokter sebaiknya mempertimbangkan lagi risiko ini sebelum menjalani bedah caesar.

Tak seperti risiko bayi yang lahir sebelum usia kandungan 24 minggu yang sudah banyak diketahui, risiko kesehatan bayi yang lahir lebih cepat satu pekan dari yang dijadwalkan memang belum banyak diteliti.  Padahal, ada sekitar 30 persen bayi yang dilahirkan antara usia kandungan 37 dan 39 minggu.

Menurut data WHO, jumlah wanita yang memilih bedah caesar terus meningkat di dunia.  Bahkan jumlah bedah caesar tanpa alasan medis yang jelas semakin meningkat secara signifikan.

Dari data 400 ribu anak yang dianalisa dalam riset ini, 18.000 ribu di antaranya dikategorikan anak dengan kebutuhan khusus seperti, mengidap autisme disleksia, ADHD, dan buruknya penglihatan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.