Waspadai Gejala Vertigo

Kompas.com - 24/08/2010, 11:47 WIB
EditorAsep Candra

JAKARTA, KOMPAS.com - Semua orang pasti pernah mengeluh pusing atau sakit kepala. Jika yang dirasakan sakit kepala biasa, mungkin tidak terlalu berisiko. Mungkin dengan mengonsumsi obat pereda nyeri kepala, keluhan sudah beres.

Tapi, lain ceritanya kalau Anda mengalami pusing sampai terasa berputar-putar. Jika terjadi keluhan puyeng seperti ini, sebaiknya jangan Anda remehkan. Bisa jadi Anda terkena vertigo.

"Vertigo adalah gangguan keseimbangan disertai gejala pusing yang khas, berputar-putar," kata Erin Destrini, Dokter Umum dari Klinik Jakarta Medical Center (JMC).

Gejala lain yang menyertai pusing berputar ini adalah pandangan kabur, mual dan muntah, berkeringat dingin, denyut nadi cepat, berdebar-debar, serta telinga terasa penuh dan berdenging.

Erin menjelaskan, penderita vertigo umumnya tidak bisa berdiri tegak ketika terserang vertigo. Untuk meredakan pusing, penderita biasanya berbaring dan menutup mata. "Terkadang tutup matapun, mereka tetap merasa berputar-putar," katanya.

Frekuensi vertigo yang dialami setiap orang berbeda-beda. Ada yang mengalami vertigo beberapa saat saja. Ada pula yang merasakan selama berjam-jam. Bahkan, ada pula vertigo yang berlangsung sampai seminggu.

Serangan vertigo ringan umumnya bisa dihilangkan dengan beristirahat sejenak. Vertigo menjadi berbahaya jika gejalanya parah. Karena menghilangkan keseimbangan, vertigo berat dapat melumpuhkan penderitanya sehingga terjatuh.

"Bagi penderita lanjut usia (lansia) vertigo bisa menyebabkan komplikasi serius pada tubuh," kata Suhanto Kasmali, Dokter Umum di Rumah Sakit Mediros, Jakarta Timur.

Selain itu, secara psikologis, vertigo juga membuat penderitanya mengalami depresi. Untuk menghilangkan vertigo, penderita biasanya mengonsumsi obat anti vertigo yang dijual bebas di pasaran. Namun, para ahli medis sebenarnya tidak merekomendasikan cara ini. Soalnya, obat tersebut hanya menghilangkan gejala, bukan membasmi penyebab vertigo.

Mencari Tahu Penyebabnya Untuk mencari tahu penyebab vertigo, sebaiknya Anda segera memeriksakan diri ke dokter. Vertigo bisa menunjukkan adanya penyakit serius pada tubuh sehingga terjadi gangguan keseimbangan. "Jadi gejala vertigo ini tidak boleh dianggap enteng," ujar Suhanto.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X