Vertigo Tanda dari Penyakit Tertentu

Kompas.com - 25/08/2010, 07:47 WIB
EditorAsep Candra

JAKARTA, KOMPAS.com -  Banyak yang menganggap terserang vertigo bisa menyebabkan kematian. Tetapi menurut ilmmu kedokteran sejauh ini, anggapan tersebut belum terbukti.

"Setahu saya, tidak ada orang meninggal gara-gara vertigo," kata Erin Destrini, Dokter Umum dari Klinik Jakarta Medical Center (JMC).

Dia menjelaskan, dari sisi ilmu kedokteran, vertigo sebenarnya hanya gejala dari suatu penyakit tertentu. Misalnya vertigo bisa menjadi penanda adanya gangguan pada otak. Misalnya, luka di batang otak, tumor atau kanker otak.

Selain itu, vertigo juga menjadi tanda-tanda gejala penyumbatan darah ke otak. Penyumbatan pembuluh darah pada otak ini menyebabkan otak kekurangan oksigen.

Gangguan sirkulasi darah pada pembuluh juga bisa ditandai dengan vertigo. Gangguan sirkulasi ini bisa dipicu oleh banyak faktor, antara lain timbulnya plak di dinding pembuluh darah, meningkatnya kekentalan darah, atau mengerasnya dinding pembuluh darah.

"Gangguan sirkulasi darah ini disebabkan beberapa penyakit, seperti gula darah atau diabetes melitus, darah tinggi atau hipertensi, dan kolesterol tinggi," kata Suhanto Kasmali, Dokter Umum Rumah Sakit Mediros, Jakarta Timur.

Gangguan sirkulasi darah ini juga bisa disebabkan ooleh pola hidup yang tidak sehat. Seperti mengkonsumsi rokok dan minuman yang mengandung alkohol. Penyebab lainnya, tidak pernah berolahraga, dan sering mengonsumsi makanan berlemak, seperti gorengan, atau makanan cepat saji alias junkfood.

Ketika sirkulasi darah tidak lancar, maka asupan oksigen pada organ pun tidak sempurna. Inilah yang menyebabkan komplikasi berbahaya. Pasalnya, seluruh organ tubuh membutuhkan oksigen.

Seretnya sirkulasi darah ini menjadi fatal bila yang mengalami gangguan adalah pembuluh darah yang menuju organ vital seperti jantung, otak, ginjal. Gangguan sirkulasi ke otak dapat menyebabkan stroke, gangguan pada pembuluh darah menuju ginjal menyebabkan gagal ginjal, dan gangguan pada pembuluh darah jantung dapat menyebabkan gagal jantung. Nah, hal inilah yang bisa mengakibatkan kematian, jadi bukan vertigonya.

Gangguan pada telinga juga bisa menjadi sesuatu yang menganggu. Misalnya, gangguan pada telinga ini terjadi karena ada infeksi bakteri pada organ di telinga dalam alias labyrinthitis. Infeksi ini bisa membuat orang tersebut vertigo yang disertai dengan muntah dan suhu badan yang tinggi. Kondisi ini perlu penanganan serius. Karena, jika tidak ditangani dengan baik, infeksi bisa berpengaruh ke organ-organ lain dan bisa mengakibatkan komplikasi.

Vertigo bisa pula merupakan penanda adanya tumor pada saraf pendengaran atau pada saraf keseimbangan, yang terletak di antara telinga dan otak.

Jika ini terjadi, perlu penanganan seperti operasi. Membiarkan adanya tumor tentunya bisa berakibat fatal bagi penderitanya. Dampak buruknya merupa kematian juga.

Selain karena gangguan jasmani, serangan vertigo juga bisa disebabkan oleh terganggunya psikologis seseorang. "Jika Anda stres, tegang, kurang tidur, atau berdiri terlalu lama, bisa juga kena vertigo," tambah Erin.

Oleh sebab itu, jika Anda vertigo, segera periksakan diri Anda kepada dokter agar penyakit tidak berkembang. (Sanny Cicilia Simbolon)


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X