6 Makanan Tak Sehat di Kulkas

Kompas.com - 26/08/2010, 11:43 WIB
EditorLusia Kus Anna

Kita mungkin pernah mendengar pepatah, “Gajah di depan mata tak nampak, tapi semut di seberang lautan terlihat jelas.” Pepatah ini sebenarnya sangat akrab dengan kebiasaan sehat.

Mungkin tanpa disadari, kita mengatakan apa yang dikonsumsi orang lain tidak sehat. Tapi ternyata tempat menyimpan makanan kita, masih banyak makanan-makanan yang tinggi lemak trans, lemak tak jenuh, tinggi gula, bahkan tinggi garam. Ayo coba dicek apakah 6 makanan tersebut ada di dalam kulkas kita?

1. Mayones Putih dan creamy, mayones adalah penambah citarasa yang secepat kilat dapat menaikkan kalori serta lemak dalam tubuh kita.

Walaupun sebenarnya, kita boleh-boleh saja untuk menikmati mayones, selama takarannya satu atau dua sendok teh setiap hari. Permasalahannya adalah, penggila mayones merasa ada yang kurang apabila menggunakannya dalam jumlah terbatas. Walhasil kita selalu menambah mayones sehingga tanpa disadari takarannya sudah mencapai ¼ mangkuk dengan 360 kalori dan 40 gram lemak.

Solusinya, khususnya bagi pencinta mayones, pilihlah yang rendah kalori tapi tetap dapat menikmati mayonnaise. Adapun mayones yang harus dihindari adalah mustard, BBQ sauce, salsa chili, atau taco sauce. Tapi tetap ingat, untuk menikmatinya dalah jumlah wajar, yaitu dua sendok teh.

2. Minuman soda atau manis. Minuman manis dan soda ada di mana-mana. Tak hanya di restoran kecil tapi juga warung-warung kecil, hingga supermarket. Sebenarnya minuman jenis ini disebut sebagai minuman yang tak bernutrisi tapi memiliki kalori yang sangat tinggi.

Dan sebuah penelitian membuktikan, kita lebih memilih menambah minuman manis atau soda ketimbang mengurangi makanan berlemak. Bahkan kebanyakan dari kita justru menikmati minuman ini dengan makanan berlemak. Jadi dari sinilah sumber ekstra kalori berasal.

Gantilah minuman manis dan soda ini dengan air putih. Sebab air putih adalah cairan paling cocok untuk tubuh agar tetap terhidrasi. Tapi jika kita ingin variasi cobalah teh hijau atau black tea. Ini tak hanya membuat kita terhidrasi tapi juga mensuplai antiokisidan ke dalam tubuh.

3. Daging  olahan.  Daging olahan adalah daging yang dibuat dengan proses pengasapan atau penggaraman. Contohnya ham atau bologna adalah daging olahan yang kaya akan sodium serta lemak.

American Institute for Cancer Research bahkan mencurigai zat kimia tambahan yang digunakan dalam proses pengolahan daging tersebut, berpotensi untuk memicu munculnya sel-sel kanker dalam tubuh.

Halaman:

27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.