Beras Hitam Sumber Pangan Bergizi Super

Kompas.com - 27/08/2010, 14:17 WIB
EditorTri Wahono

JAKARTA, KOMPAS.com - Sesendok beras hitam varietas eksotis dari Asia ternyata mengandung gizi melebih apa yang sering didengung-dengungkan sebagai makanan super. Lupakan buah blueberry atau blackberry, beras hitam adalah makanan super baru, demikian klaim para ilmuwan seperti yang disiarkan situs The Telegraph, Kamis (26/8/2010).

Beras hitam, yang bisa dihancurkan menjadi bubuk, juga dikenal dengan nama 'Beras Terlarang' karena para bangsawan pada masa China kuno melarang masyarakat jelata mengkonsumsi jenis panganan itu.

"Hanya sesendok penuh bubuk beras hitam bisa mengandung lebih banyak antioksidan antosianin dari yang ditemukan di sesendok penuh blueberry, dengan kandungan gula yang lebih rendah, lebih berserat, dan mengandung vitamin E," kata Dr. Zhimin Xu, dari Luisiana State University.

"Jika blueberry dan blackberry biasa digunakan untuk meningkatkan kesehatan mengapa beras hitam dan bubuknya tidak? Terutama tepung beras hitam yang akan menjadi bahan yang unik dan bernilai ekonomis untuk meningkatkan konsumsi antioksidan," papar Xu lebih lanjut.

Layaknya buah-buahan, beras hitam mengandung antioksidan antosianin, zat yang bisa menangulangi serangan jantung, kanker, dan penyakit lainnya. Pabrikan makanan bisa menggunakan tepung beras hitam atau ekstraknya untuk membuat sereal sarapan yang sehat, minuman, kue, dan makanan lainnya.

Dr. Xu yang melaporkan penemuannya itu ke konfrensi American Chemical Society di Boston, Amerika Serikat itu, mengatakan bahwa para petani tertarik untuk membudidayakan beras hitam sehingga membuat biayanya lebih efektif.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.