Turunkan Hipertensi dengan Olahraga

Kompas.com - 03/09/2010, 15:40 WIB
EditorLusia Kus Anna

Kompas.com - Hipertensi akan meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke, sehingga sebaiknya diturunkan. Guna mencegah hipertensi, lakukan olahraga dan tentu saja menyantap makanan sehat. Cara ini juga berlaku bagi mereka yang sudah mengalami hipertensi.

Untuk memulai kebiasaan olahraga, bagi sebagian orang, memang bukan hal mudah. Dalam situs WebMD, dibeberkan sejumlah cara menarik agar olahraga menjadi aktivitas yang menyenangkan.

* Cari aktivitas menyenangkan Cari aktivitas yang bisa  Anda nikmati selama 30 menit setiap harinya. Berkebun, naik tangga, berjalan kaki, atau bersepeda dengan anak bisa menjadi aktivitas yang menyenangkan. Aktivitas tersebut juga akan menambah jatah olahraga Anda dan tentu saja bermanfaat bagi kesehatan jantung.

* Ikut klub kebugaran Untuk lebih aktif, sebenarnya Anda tak perlu harus terdaftar dalam sebuah pusat kebugaran. Kalau sulitkeluar rumah, Anda bisa membuat pusat kebugaran sendiri. Beli saja sejumlah alat untuk berlatih seperti barbel, bola voga. atau undakan. Pertimbangan untuk membeli treadmil atau sepeda stationer. Anda bisa menggunakannya sambil menonton televisi atau menunggu anak yang sedang tidur.

Namun, kalau Anda lebih senang berlatih di pusat kebugaran, segera daftar saja. Selain lebih fokus untuk berolahraga, para pelatih kebugaran di sana dapat mengajarkan cara penggunaan alat-alat dengan tepat guna menghindari terjadinya cedera.

* Berenang Ada sejumlah orang yang enggan berkeringat saat olahraga. Solusinya, berenang saja. Berenang selama 30 menit akan mengurangi jumlah sirkulasi adrenalin di dalam tubuh dan membuat pembuluh darah rileks. Berenang juga membantu menurunkan denyut jantung dan tekanan darah.

* Lakukan 30 menit Kalau tekanan darah Anda naik secara moderat, jalan cepat 30 menit cukup untuk menjauhkan diri dari obat-obatan. Namun, bila Anda sudah mengonsumsi obat untuk mengatasi hipertensi, lakukan olahraga moderat selama 30 menit.

Olahraga setidaknya mampu meningkatkan denyut jantung, sehingga akan membantu pengobatan Anda bekerja lebih efektif. Bila tekanan darah Anda normal, aktif secara fisik akan membantu menjaganya tetap normal.

Kalau Anda belum pernah berolahraga sama sekali, sebaiknya lakukan secara perlahan guna mencegah terjadinya cedera. Setelah beberapa hari baru tingkatkan intensitasnya. Lakukan juga olahraga pembebanan atau resistensi untuk membantu menurunkan tekanan darah.

Jangan lupakan pemanasan dan pendinginan. Menurut American Heart Association, pemanasan sebelum berolahraga dan pendinginan setelahnya penting bagi orang dengan hipertensi.

Hentikan bila olahraga atau aktivitas yang dikerjakan membuat sakit. Kalau cuaca sedang panas, lakukan olahraga secara perlahan. Pilihan lainnya, berolahraga di tempat yang menggunakan penyejuk udara.

* Konsultasikan dengan dokter Diskusikan dengan dokter sebelum memulai aktivitas fisik. Hal ini terutama jika memiliki pula hidup kurang gerak (sedentari), berat badan berlebihan, atau memiliki risiko tinggi atas penyakit jantung atau penyakit kronis lainnya. (GHS/dee)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bagaimana Cara Menyusui Bayi?

Bagaimana Cara Menyusui Bayi?

Health
Manfaat Pemberian ASI Bagi Bayi dan Ibu

Manfaat Pemberian ASI Bagi Bayi dan Ibu

Health
7 Manfaat Vitamin B Kompleks untuk Kesehatan

7 Manfaat Vitamin B Kompleks untuk Kesehatan

Health
12 Penyebab Kelopak Mata Bengkak dan Cara Mengatasinya

12 Penyebab Kelopak Mata Bengkak dan Cara Mengatasinya

Health
Apa yang Perlu Diketahui dari Kasus Hepatitis Misterius pada Anak?

Apa yang Perlu Diketahui dari Kasus Hepatitis Misterius pada Anak?

Health
Bagaimana Mencegah Penularan Cacar Monyet?

Bagaimana Mencegah Penularan Cacar Monyet?

Health
Cara Mengurangi Risiko Kanker Ovarium

Cara Mengurangi Risiko Kanker Ovarium

Health
Jangan Sampai Kecolongan, Gejala Kanker Usus Bisa Dilihat dari Feses

Jangan Sampai Kecolongan, Gejala Kanker Usus Bisa Dilihat dari Feses

Health
Tips untuk Menjaga Kesehatan Usus

Tips untuk Menjaga Kesehatan Usus

Health
7 Gejala Kanker Usus dan Penyebabnya

7 Gejala Kanker Usus dan Penyebabnya

Health
6 Faktor Risiko Kanker Ovarium

6 Faktor Risiko Kanker Ovarium

Health
5 Masalah Payudara Ibu Menyusui dan Cara Mengatasinya

5 Masalah Payudara Ibu Menyusui dan Cara Mengatasinya

Health
Panduan Singkat untuk Perawatan Bayi Baru Lahir

Panduan Singkat untuk Perawatan Bayi Baru Lahir

Health
6 Cara Mencegah Kanker Usus yang Penting Dilakukan

6 Cara Mencegah Kanker Usus yang Penting Dilakukan

Health
8 Penyebab BAB Keras dan Cara Mengatasinya

8 Penyebab BAB Keras dan Cara Mengatasinya

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.