Tombol Lift Lebih Kotor dari Toilet

Kompas.com - 27/09/2010, 13:00 WIB
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com Bagi Anda yang bekerja atau tinggal di gedung bertingkat, lift merupakan sarana pendukung aktivitas. Namun ingatlah, selalu segera mencuci tangan seusai memencet tombol lift. Pasalnya, tombol-tombol di lift mengandung kuman dan bakteri 40 kali lebih banyak dari tempat duduk toilet umum.

Peringatan tersebut tidak main-main karena para peneliti telah melakukan uji sampel kuman pada lift yang ada di beberapa fasilitas publik, seperti hotel, restoran, bank, perkantoran, dan bandara. Hasilnya, ditemukan 313 koloni unit bakteri menempel pada tiap sentimeter persegi tombol lift. Bandingkan dengan dudukan toilet yang hanya delapan unit koloni.

Hal lain yang perlu diwaspadai adalah bakteri itu bisa menyebabkan sakit perut dan diare. Bakteri Escherichia coli (E coli) merupakan salah satu jenis bakteri yang lazim ditemukan di tombol lift. Bakteri ini biasanya hidup di usus manusia dan keluar lewat tinja.

Ia menambahkan, meski tombol lift dibersihkan secara teratur, potensi terbentuknya koloni bakteri di sana tetaplah tinggi. "Di gedung bertingkat, bayangkan ada berapa orang yang menyentuh tombol lift setiap jamnya?" kata dr Nicholas Moon dari Mircoban Europe, pihak yang melakukan penelitian ini.

Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa meja kerja termasuk area berkumpulnya kuman. Papan ketik di komputer, misalnya, mengandung kuman dan bakteri empat kali lebih banyak daripada di toilet.

Karena itu, para ahli mengingatkan pentingnya mencuci tangan sebelum makan atau memproses makanan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

6 Tanda Sakit Kepala Sudah Berbahaya yang Pantang Disepelekan

6 Tanda Sakit Kepala Sudah Berbahaya yang Pantang Disepelekan

Health
Apakah PCOS Bisa Sembuh? Simak Penjelasan Berikut…

Apakah PCOS Bisa Sembuh? Simak Penjelasan Berikut…

Health
4 Mitos Keliru Tentang Cacar Monyet

4 Mitos Keliru Tentang Cacar Monyet

Health
Apakah Insulin Menghambat Autofagi?

Apakah Insulin Menghambat Autofagi?

Health
5 Gejala Intoleransi Laktosa

5 Gejala Intoleransi Laktosa

Health
4 Ciri-ciri Hamil Anak Perempuan yang Khas

4 Ciri-ciri Hamil Anak Perempuan yang Khas

Health
5 Cara Mengatasi Batuk di Malam Hari secara Alami

5 Cara Mengatasi Batuk di Malam Hari secara Alami

Health
Apakah Begadang Bisa Menurunkan Berat Badan?

Apakah Begadang Bisa Menurunkan Berat Badan?

Health
8 Mitos tentang Endometriosis, Jangan Lagi Percaya

8 Mitos tentang Endometriosis, Jangan Lagi Percaya

Health
Penyakit Jantung Bawaan

Penyakit Jantung Bawaan

Penyakit
5 Cara untuk Menurunkan Kolesterol Secara Alami

5 Cara untuk Menurunkan Kolesterol Secara Alami

Health
Benarkah Makan Keju Terlalu Banyak Sebabkan Konstipasi? Ini Faktanya

Benarkah Makan Keju Terlalu Banyak Sebabkan Konstipasi? Ini Faktanya

Health
Berapa Kali Kita Bisa Terinfeksi Virus Corona?

Berapa Kali Kita Bisa Terinfeksi Virus Corona?

Health
Cara Alami Mengatasi Nyeri Punggung Tanpa Obat

Cara Alami Mengatasi Nyeri Punggung Tanpa Obat

Health
Kenali Gejala dan Penyebab Kleptomania

Kenali Gejala dan Penyebab Kleptomania

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.