Yang Dirazia Mungkin Indomie "Ilegal"

Kompas.com - 11/10/2010, 11:28 WIB
EditorTri Wahono

JAKARTA, KOMPAS.com — Departemen Kesehatan Taiwan merazia Indomie dari rak-rak toko ritel, Jumat (8/10/2010). Padahal, PT Indofood Consumer Brand Product Sukses Makmur Tbk atau ICBP menyatakan bahwa semua produk yang diekspor ke Taiwan sudah memenuhi standar yang ditetapkan negara tersebut. Jadi, apa yang salah?

"Saya tidak tahu sebenarnya bagaimana. Tapi bisa saja yang dirazia belum tentu yang kita ekspor langsung berdasarkan kita punya importir. Bisa saja orang lain membeli di Indonesia, lalu tanpa izin dibawa masuk ke Taiwan. Nah kelihatannya seperti itu. Istilahnya selundupan, tidak legal," ujar Franky Welirang, Direktur Utama PT Indofood Sukses Makmur Tbk, induk perusahaan ICBP kepada Kompas.com, Senin (11/10/2010).

Franky mengatakan, Taiwan mungkin menerapkan aturan soal standar keamanan makanan yang berbeda dengan negara-negara lain karena belum menjadi anggota Organisasi Perdagangan Dunia (WTO). Ia mengatakan, Taiwan tidak mengikuti CODEC, aturan standar pangan internasional yang didukung Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO) dan WHO.

"Di dalam konteks internasional, ada bahan-bahan makanan yang tidak diperkenankan atau tidak boleh melebihi batas tertentu. Nah, kemungkinan ada bahan secara internasional disyaratkan pada batas tertentu, termasuk di Indonesia. Nah, di Taiwan bahan tersebut tidak diperkenankan sama sekali," ujar Franky.

Sebelumnya, ICBP dalam siaran persnya juga berkeyakinan bahwa mi instan yang dirazia di Taiwan bukan produk buatan mereka yang ditujukan untuk pasar Taiwan. Menurut mereka, semua produk mi instan yang diekspor resmi ke Taiwan telah dipastikan memenuhi standar yang ditetapkan badan keamanan makanan negara tersebut.

Baca tentang

    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X