Kehilangan Ida, Dinda Terpukul

Kompas.com - 25/11/2010, 22:59 WIB
EditorEko Hendrawan Sofyan

JAKARTA, KOMPAS.com — Artis Dinda Kanya Dewi, bintang sinetron Cinta Fitri, begitu terpukul ketika mengetahui aktris senior Ida Kusumah mengembuskan napas terakhirnya di tengah merampungkan shooting sinetron yang sama-sama dibintanginya.   

Lewat microblogging Twitter, Dinda sempat menyampaikan ucapan belasungkawa. Dia masih ingat dengan ucapan terakhir yang sempat dilontarkan Ida kepadanya. "Cinta Fitri Season 6 tinggal empat episode lagi ya," tulis Dinda menirukan ucapan Ida.
 
Selang beberapa saat kemudian, saat Dinda dihubungi melalui telepon genggamnya, Dinda terdengar tak kuasa menahan tangis. Ia sempat menyapa, tetapi kemudian menyerahkan handphone miliknya kepada sang ibu. "Dindanya masih nangis, nanti telepon aja lagi ya. Dia cukup terpukul dengan kepergian Oma Ida," kata ibunda Dinda, saat melayat Ida di RS Cinere, Kamis malam.

Menurut sang ibu, Dinda memang cukup dekat dengan aktris senior bernama lengkap Siti Endeh Ida Hendarsih Atmadi Kusumah itu saat berada di lokasi shooting.

Sebelum dilarikan ke Rumah Sakit Puri Cinere dan dinyatakan meninggal oleh pihak dokter, Ida Kusumah sempat tak sadarkan diri di lokasi shooting.

Rudi, staf humas MD Entertainment, mengatakan, Ida sempat istirahat menunggu giliran shooting sinetron Cinta Fitri Season 6. "Oma lagi nunggu giliran shooting. Ketika dibangunin, dia enggak bangun-bangun, lalu dibawa ke Rumah Sakit Puri Cinere," ujarnya.

Setelah sempat menjalani 30 menit penanganan medis di ruang Unit Gawat Darurat RS Cinere, terang Rudi, dokter menyatakan Ida Kusuma meninggal. "Wafatnya kira-kira pukul 20.30," katanya.

Menurut Rudi, selama ini Ida tak pernah mengeluhkan sakit apa pun saat berada di lokasi shooting. "Dia enggak pernah ngeluh, malam masih sempat bercanda segala," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang

    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.