Ditemukan, Gen Penyebab Kelainan Penis

Kompas.com - 30/11/2010, 10:25 WIB
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com — Penis memiliki fungsi seksual sekaligus untuk berkemih. Urin dan semen yang diejakulasi keduanya juga keluar melalui uretra yang sama yang berada di sepanjang penis. Hanya saja terkadang terjadi kelainan pada penis dimana lubang uretra tidak berada di ujung penis seperti yang seharusnya. Kelainan itu disebut dengan hipospadias.

Hipospadias cukup umum dijumpai, yakni satu dari 375 anak laki-laki. Penyebab kelainan penis ini adalah perkembangan organ yang tidak sempurna saat janin dalam kandungan. Solusi yang biasanya dilakukan adalah melakukan operasi sebelum anak berusia 2 tahun. Kendati begitu, terkadang proses koreksi ini bisa berdampak jangka panjang pada psikologis dan kemampuan seksual.

Para ahli belum mengetahui dengan pasti penyebab hipospadias. Beberapa teori menyebutkan kaitan antara paparan bahan kimia pada ibu di masa awal kehamilan. Namun, risiko terjadinya hipospadias lebih besar jika ada riwayat keluarga yang menderita kelainan ini.

Tim peneliti dari King's College London dan Radbound University Njimegen Medical Center melakukan riset bersama untuk mengetahui pengaruh faktor genetik dalam kelainan penis pada bayi.

Perbandingan antara kode genetik anak laki-laki yang menderita hipospadias dengan anak yang sehat ditemukan adanya mutasi genetik pada anak dengan kondisi hipospadias. Mutasi genetik itu terjadi pada kromosom X, yang didapatkan anak dari ibunya. Karena itu, ada dugaan faktor paparan bahan kimia yang terjadi di masa kehamilan mungkin berkontribusi pada kondisi kelainan genital ini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.