Pilih Alat Kontrasepsi Sesuai Gaya Hidup Anda

Kompas.com - 08/12/2010, 19:57 WIB
EditorNadia Felicia

KOMPAS.com - Pemilihan alat kontrasepsi sebaiknya disesuaikan dengan kondisi dan keseharian Anda. Berikut informasi dari dr Junita Indarti SpOG, Spesialis Kebidanan dan Penyakit RSCM mengenai pilihan alat kontrasepsi yang terbaik untuk masing-masing karakter:

* Wanita aktif atau bekerja
AKDR (spiral) dan suntik cocok digunakan bagi Anda yang punya kegiatan atau mobilitas tinggi. Sebenarnya, wanita bekerja bisa menggunakan semua jenis kontrasepsi baik hormonal maupun non-hormonal. Tetapi, mungkin membutuhkan perhatian khusus untuk penggunaan pil yang efektivitasnya sangat dipengaruhi oleh disiplin pengguna karena harus diminum setiap hari. Wanita bekerja yang cenderung disibukkan rutinitas, ditakutkan lupa meminum atau membawa pil KB ke kantor.

* Wanita yang masa haidnya tidak teratur
Pada wanita dengan haid tidak teratur, disarankan untuk menggunakan kontrasepsi hormonal berupa pil kontrasepsi kombinasi. Bentuknya kombinasi dosis rendah estrogen dan progesteron yang dapat digunakan untuk mengatur siklus haid pada wanita dengan berbagai gangguan haid, misalnya: siklus menstruasi tidak teratur, darah menstruasi yang banyak, sindrom sebelum haid, serta nyeri pada sebelum dan saat haid (dismenore). Dengan pil kombinasi, hormon estrogen dan progesteron alamiah ditekan dan digantikan hormon dari pil kombinasi estrogen dosis rendah. Tujuannya adalah menekan pembentukan lapisan endometrium berlebih (jika lapisan endometrium tipis, perdarahan haid tidak banyak) dan progesteron yang berfungsi mempertahankan lapisan endometrium (agar tidak terjadi perdarahan di luar fase haid).

* Wanita dengan penyakit tertentu
Penggunaan kontrasepsi hormonal kombinasi tidak direkomendasikan untuk keadaan-keadaan tertentu, seperti wanita usia di atas 35 tahun, tekanan darah 140/90, stroke, penyakit jantung iskemik, hiperlipidemia (kelebihan kolesterol dalam darah), dan migrain. Sedangkan bagi penderita kanker payudara, hepatitis aktif, sirosis hepatis (gangguan hati), dan tumor hati, penggunaan semua kontrasepsi yang bersifat hormonal, baik kombinasi maupun progesteron saja, tidak direkomendasikan. Hanya AKDR tanpa hormon yang diperbolehkan. Sebaliknya, bagi penderita kanker leher rahim, penyakit radang panggul, gonorea (kencing nanah), atau penyakit menular seksual lainnya, penggunaan AKDR tidak direkomendasikan. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.