15 Cara Jauhkan Infertilitas

Kompas.com - 29/12/2010, 16:20 WIB
EditorNadia Felicia

KOMPAS.com - Berencana memiliki momongan dalam beberapa waktu ke depan? Sebisa mungkin jauhkan diri dari hal-hal yang bisa sebabkan infertilitas.

1. Jauhkan stres
Sedikit tekanan dalam hidup, alias stres dalam jumlah wajar memang baik untuk kesehatan, tetapi jika terlalu banyak, maka bisa menimbulkan ketidaksuburan. Kekurangan nutrisi atau terlalu banyak makan bisa menurunkan kesehatan tubuh Anda, sehingga menyebabkan masalah pada percobaan untuk memiliki momongan. Jika Anda mencoba menjauhkan stres lewat rokok dan alkohol, tubuh Anda akan makin sulit memiliki momongan. Jadi, coba cari cara menjauhkan stres dengan hal-hal yang bagus untuk tubuh.

2. Hindari penyakit kelamin

Jagalah kebersihan dan kesehatan alat kelamin Anda. Pastikan jauh dari segala macam penyakit kelamin yang bisa menular lewat hubungan seks dengan banyak orang, apalagi tanpa proteksi. Penyakit-penyakit menular seksual yang penting dihindari antara lain; HIV/AIDS, gonorea, klamidia, sifilis, herpes, dan lainnya.

3. Hindari ketergantungan zat

Narkotika, alkohol, dan rokok adalah beberapa zat yang bisa memengaruhi kemampuan seseorang untuk memiliki keturunan, baik laki-laki maupun perempuan.

4. Cek sejarah keluarga

Jika Anda memiliki keluarga dekat (orangtua atau saudara kandung) yang memiliki penyakit endemetriosis, polycystic ovarian syndrome (PCOS), menstruasi di usia dini, atau hypothyroidism, risiko Anda juga memiliki penyakit itu semakin besar. Meski tidak biasanya diwariskan, namun banyak anggota keluarga yang memiliki kondisi tubuh serupa.

5. Bekukan sperma, telur, ovarium, dan jaringan testis
Jika Anda menyadari akan ada penundaan dalam memiliki momongan, atau Anda atau suami memiliki kondisi yang berisiko kehilangan sel telur atau sperma (karena kemoterapi dan/ pembedahan), membekukan sperma dan sel telur bisa jadi pilihan.

6. Cek kesehatan
Jangan lupa untuk mengecek kesehatan Anda dan suami dari penyakit-penyakit yang bisa memengaruhi kondisi sperma. Banyak penyakit yang bisa menyakiti anak dalam kandungan.

7. Di usia produktif, lebih bagus
Seiring bertambahnya usia, kondisi ginekologis, seperti endometriosis dan polip pada rahim/fibroid jadi makin tinggi kemungkinannya. Tingkat kesuburan perempuan akan makin menurun seiring bertambahnya usia, khususnya di usia 30-40an. Produksi sperma juga akan menurun seiring bertambahnya usia.

8. Selesaikan masalah kesehatan sedini mungkin

Definisi infertilitas adalah ketidakmampuan untuk mengandung setelah 1 tahun melakukan hubungan seksual tanpa proteksi atau alat KB apa pun. Jika tenggat waktu ini sudah berlalu, bicarakan dengan dokter kandungan Anda. Jika usia Anda berada di atas 35 tahun, coba cari pendapat dari ahli endokrin.

9. Jika Anda pernah mendapatkan infeksi atau pembedahan, bicarakan dengan dokter sesegera mungkin
Jika wanita pernah melewati operasi indung telur, atau pernah mengalami penyakit menular seksual, coba bicarakan kondisi Anda dengan ahli kandungan. Begitu pun jika suami Anda pernah mengalami masalah pada testikel hingga membengkak atau ruam, karena berisiko masalah pada produksi spermanya.

10. Pertahankan bobot tubuh ideal
Faktor kesehatan yang berhubungan dengan berat badan saat ini banyak disorot. Obesitas, pra-diabetes, dan diabetes bisa memengaruhi ejakulasi, produksi sperma, ovulasi, keguguran, dan peningkatan risiko gagal berkembang sempurnanya bayi. Diet seimbang amat penting untuk menjauhkan infertilitas.

11. Alat KB hormonal

Beberapa alat KB hormoal diperkirakan mampu mengurangi pembentukan endometriosis, polip endometrial, dan kanker endometrial. Bicarakan mengenai hal ini dengan dokter Anda.

12. Tetap aktif

Sangat penting untuk menjaga keseimbangan gaya hidup agar tetap aktif dan sehat. Hindari gaya hidup yang bisa mengakibatkan masalah berat badan.

13. Jaga kesehatan
Ada banyak kondisi kesehatan yang bisa memengaruhi infertilitas, seperti diabetes. Jagalah kesehatan Anda sebaik-baiknya, dan tangani masalah kesehatan seefektif mungkin. Ingat, melahirkan seorang anak mirip seperti melakukan maraton mini, jika kondisi Anda kurang bugar, akan sulit untuk bisa melakukan hal tersebut dengan optimal.

14. Cek obat-obatan Anda
Beberapa obat bisa memengaruhi kemampuan untuk kehamilan, seperti obat untuk tekanan darah tinggi. Karena itu, pastikan dengan dokter yang menuliskan resep Anda mengenai keinginan Anda untuk hamil.

15. Dalam hal ini, dahulukan kuantitas

Pasangan yang sering melakukan hubungan badan, hingga 5 kali seminggu memiliki kesempatan kehamilan lebih tinggi. Berhubungan badan di sekitar 36-48 jam waktu ovulasi adalah yang paling ideal. Posisinya? Bebas.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.