Pengendalian Rokok Tidak Ada Kemajuan

Kompas.com - 30/12/2010, 04:05 WIB
EditorTI Produksi

JAKARTA, KOMPAS - Sampai dengan akhir 2010, pengendalian produk tembakau oleh pemerintah dan parlemen tidak ada kemajuan. Berbagai rancangan hukum untuk melindungi kesehatan masyarakat belum ada yang diterbitkan.

Demikian antara lain pokok persoalan yang mengemuka dalam diskusi akhir tahun bertopik ”Mengembalikan Arah Kebijakan Pengendalian Tembakau yang Pro Kesehatan Masyarakat” yang diselenggarakan Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Rabu (29/12).

Ketua IDI Prijo Sidipratomo mengatakan, IDI mendesak pemerintah dan DPR agar membuat undang-undang pengendalian tembakau untuk melindungi rakyat, terutama generasi muda usia produktif. Pemerintah juga diminta segera mengaksesi perjanjian internasional Framework Convention on Tobacco Control (FTCT) guna mengurangi dampak buruk konsumsi tembakau.

”IDI memikirkan kesehatan lebih dari 200 juta rakyat Indonesia. Kematian terkait asap rokok sebetulnya dapat dihindari dengan membuat peraturan-peraturan untuk pengendalian konsumsi,” ujarnya.

Ketua Koalisi Anti Korupsi Ayat Rokok sekaligus anggota DPR periode 2004-2009, Hakim Sorimuda Pohan, mengatakan, sejauh ini belum ada peraturan tegas mengenai pengendalian konsumsi tembakau, dalam hal ini rokok, di Indonesia. RUU Pengendalian Dampak Produk Tembakau terhadap Kesehatan (RUU PDPTK) yang merupakan usulan 259 anggota DPR periode 2004-2009 dan telah masuk Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2009, terhenti pada proses harmonisasi. RUU PDPTK kemudian bergulir ke periode 2010 menjadi urutan prioritas nomor urut ke-28 pada Prolegnas 2010 dan menjadi urutan ke-26 dalam Prolegnas 2011.

RUU tersebut memuat aturan pengendalian tembakau sesuai dengan standar internasional yang mencakup, antara lain, peningkatan cukai rokok, kawasan dilarang merokok, ketentuan pembelian rokok, dan peringatan bergambar di kemasan rokok.

Ketua Harian Komisi Nasional Pengendalian Tembakau Laksmiati A Hanafiah mengatakan, rokok merupakan produk berbahaya bagi kesehatan sehingga tidak bisa diiklankan dan diperjualbelikan begitu bebas. ”Negara yang beradab tentu harus mengaturnya,” ujarnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pengamat kesehatan, Kartono Mohammad, mengatakan, peraturan pengendalian konsumsi tembakau tidak bertujuan untuk mematikan industri, apalagi petani tembakau.

”Silakan tetap berbisnis tembakau, tetapi tentu harus diatur karena produknya merupakan produk berbahaya bagi kesehatan,” ujarnya. (INE)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gangguan Depersonalisasi-Derealisasi (DPDR)

Gangguan Depersonalisasi-Derealisasi (DPDR)

Penyakit
Cara Mengatasi Kaki Bengkak selama Kehamilan

Cara Mengatasi Kaki Bengkak selama Kehamilan

Health
Angiosarkoma

Angiosarkoma

Penyakit
4 Tanda Awal Penyakit Hati yang Disebabkan oleh Alkohol

4 Tanda Awal Penyakit Hati yang Disebabkan oleh Alkohol

Health
Hiperparatiroidisme

Hiperparatiroidisme

Penyakit
5 Makanan Sehat untuk Bantu Menghilangkan Stres

5 Makanan Sehat untuk Bantu Menghilangkan Stres

Health
Gastroesophageal Reflux Disease (GERD)

Gastroesophageal Reflux Disease (GERD)

Penyakit
3 Perbedaan Gejala Demam Berdarah (DBD) dan Tipes

3 Perbedaan Gejala Demam Berdarah (DBD) dan Tipes

Health
Sakit Lutut

Sakit Lutut

Penyakit
3 Cara Mudah Agar Kamu Bisa Tidur Nyenyak

3 Cara Mudah Agar Kamu Bisa Tidur Nyenyak

Health
5 Cara Atasi Sakit Punggung saat Hamil

5 Cara Atasi Sakit Punggung saat Hamil

Health
Stres Bisa Picu Tekanan Darah Tinggi, Begini Alasannya

Stres Bisa Picu Tekanan Darah Tinggi, Begini Alasannya

Health
Masturbasi saat Haid, Apakah Berbahaya?

Masturbasi saat Haid, Apakah Berbahaya?

Health
Impotensi

Impotensi

Penyakit
5 Obat Prostat dan Fungsinya

5 Obat Prostat dan Fungsinya

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.