Peringatan Bergambar Minimal 50 Persen

Kompas.com - 12/01/2011, 07:06 WIB
EditorLusia Kus Anna

Jakarta, Kompas - Kementerian Kesehatan melalui Rancangan Peraturan Pemerintah tentang Pengamanan Produk Tembakau sebagai Zat Adiktif bagi Kesehatan menginginkan peringatan bergambar di kemasan rokok sebesar 50 persen bidang di bagian depan dan belakang. Peringatan bergambar diharapkan mengurangi perokok pemula yang belakangan kian muda usianya di Indonesia.

Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan Tjandra Yoga Aditama mengatakan itu dalam acara seminar ”Peringatan Kesehatan Bergambar, Mendorong Kemandirian untuk Hidup Sehat” yang diselenggarakan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, Selasa (11/1) di Jakarta.

Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang Pengamanan Produk Tembakau sebagai Zat Adiktif bagi Kesehatan merupakan mandat Undang-Undang Kesehatan Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. Rancangan tersebut, menurut Tjandra, masih dalam pembahasan lintas kementerian. Rancangannya telah diserahkan ke Kementerian Koordinator Kesejahteraan Rakyat, akhir tahun 2010.

Dalam rancangan itu, peringatan bergambar dampak merokok bagi kesehatan (pictorial health warnings) merupakan salah satu bentuk pengaturan yang diupayakan dapat diterapkan. Sejumlah gambar yang diusulkan antara lain kanker akibat merokok, seperti kanker paru dan tenggorokan.

Domilyn Villarreiz dari Southeast Asia Tobacco Control Alliance mengatakan, saat ini ada sekitar 40 negara menerapkan peringatan bergambar itu. ”Sudah cukup bukti betapa penting dan efektifnya peringatan bergambar untuk mengendalikan konsumsi rokok, terutama pemula,” ujarnya. Dia mengatakan, semakin besar gambar, akan lebih mudah terlihat dan efektif, terutama bagi mereka yang tidak dapat membaca.

Kepala Divisi Pengendalian Tembakau Kementerian Kesehatan Brunei Anie H Abdul-Rahman mengatakan, di negaranya peringatan bergambar juga berlaku bagi rokok impor. Industri bersedia bekerja sama.

Sebaliknya, di Malaysia, Zarihah Zain, pakar kesehatan masyarakat dari Kementerian Kesehatan Malaysia, mengatakan, tentangan dari industri besar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Direktur Jenderal Hak Asasi Manusia Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Harkristuti Harkrisnowo mengatakan, udara bersih adalah hak asasi manusia sehingga negara perlu melindungi. (INE/IJ)

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Nyeri Dada

Nyeri Dada

Penyakit
17 Penyebab Sel Darah Putih Tinggi, Bisa Tanda Infeksi sampai Kanker

17 Penyebab Sel Darah Putih Tinggi, Bisa Tanda Infeksi sampai Kanker

Health
Hernia Hiatus

Hernia Hiatus

Penyakit
Mual Muntah Tanda Kehamilan, Apakah Bisa Jadi Berbahaya?

Mual Muntah Tanda Kehamilan, Apakah Bisa Jadi Berbahaya?

Health
Batuk Kering

Batuk Kering

Penyakit
Minum Air Dingin Setiap Hari, Apakah Buruk bagi Kesehatan?

Minum Air Dingin Setiap Hari, Apakah Buruk bagi Kesehatan?

Health
Katatonia

Katatonia

Penyakit
Tak Hanya Kanker, Ini 3 Penyebab Munculnya Benjolan di Tubuh

Tak Hanya Kanker, Ini 3 Penyebab Munculnya Benjolan di Tubuh

Health
Aneurisma Aorta Abdominalis

Aneurisma Aorta Abdominalis

Penyakit
Penyebab Bisul dan Faktor Risikonya

Penyebab Bisul dan Faktor Risikonya

Health
Pleuritis

Pleuritis

Penyakit
Deodoran Bisa Memicu Kanker Payudara, Begini Alasannya

Deodoran Bisa Memicu Kanker Payudara, Begini Alasannya

Health
7 Penyebab Sering Kentut, Efek Makanan sampai Gangguan Pencernaan

7 Penyebab Sering Kentut, Efek Makanan sampai Gangguan Pencernaan

Health
Pubertas Dini

Pubertas Dini

Penyakit
12 Rekomendasi IDAI untuk Lindungi Anak dari Bahaya Erupsi Semeru

12 Rekomendasi IDAI untuk Lindungi Anak dari Bahaya Erupsi Semeru

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.