Lenyapkan Kecemasan dengan Menulis

Kompas.com - 14/01/2011, 10:14 WIB
EditorLusia Kus Anna

Kompas.com - Cemas, khawatir berlebihan, gemetar sampai sakit perut merupakan gejala-gejala ketika kita sedang stres. Biasanya gejala ini muncul saat kita menghadapi peristiwa penting seperti ujian atau wawancara kerja. Untuk mengatasinya, ada cara mudah, yakni dengan menulis.

Riset menunjukkan menuliskan hal-hal yang menimbulkan rasa cemas efektif untuk menjernihkan pikiran dan membantu kita lebih fokus pada tantangan yang akan dihadapi. Teknik ini sudah terbukti mampu meningkatkan kemampuan para siswa hingga 20 persen jika dibandingkan dengan siswa yang tidak melakukan apa-apa ketika cemas.

"Ketika seseorang sedang cemas ia menghabiskan energi yang sebenarnya bisa dipakai untuk mengerjakan tugas lain. Dengan menuliskan hal-hal yang mencemaskan, rasa cemasnya bisa dikurangi," kata profesor Sian Beilock dari University of Chicago.

Sebelumnya Prof.Beilock pernah melakukan penelitian yang menunjukkan bahwa situasi penuh tekanan bisa mengosongkan bagian otak yang memproses power yang disebut sebagai memori kerja (working memory).

Memori kerja ini merupakan tempat sementara di lapisan otak luar dan menjadi semacam notepad yang bisa membuat seseorang mengerjakan informasi yang berkaitan dengan tugas yang sedang dihadapi. Akan tetapi notepad ini juga bisa dipenuhi dengan hal-hal yang sedang dicemaskan. Akibatnya kita bisa kehilangan power otak.

Dengan menuliskan hal-hal yang membuat kita merasa cemas, selain rasa cemas akan berkurang, kepercayaan diri juga lebih meningkat. Kegiatan menulis juga akan memenangkan otak dan menguatkan keseimbangan mental. Hal itu dibuktikan dalam percobaan yang dilakukan Beilock terhadap 20 mahasiswa.

"Teknik menuliskan kecemasan ini bisa meningkatkan performa kita dalam menghadapi berbagai situasi yang stresful, seperti presentasi, wawancara kerja atau ujian," kata Beilock.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebelumnya sebuah studi lain menunjukkan ketegangan emosional juga bisa diredakan dengan kegiatan menulis puisi ataupun bernyanyi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Psikopat

Psikopat

Penyakit
7 Makanan untuk Mencegah Osteoporosis

7 Makanan untuk Mencegah Osteoporosis

Health
Midriasis

Midriasis

Penyakit
13 Penyebab Kelemahan Otot yang Perlu Diwaspadai

13 Penyebab Kelemahan Otot yang Perlu Diwaspadai

Health
Fibromyalgia

Fibromyalgia

Health
3 Jenis Anemia yang Umum Terjadi pada Ibu Hamil

3 Jenis Anemia yang Umum Terjadi pada Ibu Hamil

Health
Hepatitis B

Hepatitis B

Penyakit
4 Penyebab Eksim yang Perlu Diwaspadai

4 Penyebab Eksim yang Perlu Diwaspadai

Health
Perikarditis

Perikarditis

Penyakit
3 Jenis Makanan Tinggi Kolesterol yang Tetap Baik Dikonsumsi

3 Jenis Makanan Tinggi Kolesterol yang Tetap Baik Dikonsumsi

Health
Kusta

Kusta

Penyakit
11 Penyebab Pendarahan saat Melahirkan

11 Penyebab Pendarahan saat Melahirkan

Health
Osteoporosis

Osteoporosis

Penyakit
10 Penyebab Darah dalam Urine yang Perlu Diwaspadai

10 Penyebab Darah dalam Urine yang Perlu Diwaspadai

Health
Ulkus Kornea

Ulkus Kornea

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.