Gizi Buruk Ancam Generasi Mentawai

Kompas.com - 20/01/2011, 07:13 WIB
Editoryuli

PADANG, KOMPAS.com - Generasi hilang mengancam kehidupan masyarakat di Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat. Hal itu menyusul kasus gizi buruk yang mendera ratusan anak-anak di bawah usia lima tahun yang menjadi korban tsunami di Kabupaten Kepulauan Mentawai.

Manajer Proyek Kesehatan Mitra Peduli Mentawai, Dr Louisa A Langi MSi, Rabu (19/1/2011) di sela-sela pertemuan mengenai percepatan pemulihan dini di Kepulauan Mentawai di kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar di Kota Padang mengatakan hal itu sungguh mengkhawatirkan.

Menurut Louisa, berdasarkan hasil survei lembaga kemanusiaan SurfAid selama 18-22 November 2010 diketahui sebanyak 233 balita menderita gizi buruk.

Kata Louisa yang juga dosen tetap bagian gizi Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Indonesia, Jakarta, hal itu diketahui berdasarkan antropometri (pengukuran) berupa perbandingan antara berat badan dan tinggi badan terhadap 583 orang balita.

Wakil Bupati Kepulauan Mentawai, Judas Sabalagget, pada kesempatan yang sama belum bisa mengomentari hal itu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang

    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.