Perokok Pasif Paling Dirugikan

Kompas.com - 24/01/2011, 11:32 WIB
EditorAsep Candra

JAKARTA, KOMPAS.com - Berdekatkan dengan orang yang sedang menghisap rokok memang sangat membahayakan.  Pasalnya, asap yang terhirup oleh perokok pasif memberi dampak dan risiko kesehatan yang jauh lebih besar.

Seperti diungkapkan pengamat masalah kesehatan, Kartono Mohamad, para perokok pasif kerap menghisap asap rokok yang tidak tersaring. Asap rokok ini berasal dari sekitar 85 persen asap dalam ruangan yang biasanya merupakan asap samping (sidestream smoke) dari ujung rokok yang membara.

Asap yang terhirup perokok pasif inilah yang menjadi ancaman mematikan. Asap ini mengandung 50 kali jumlah bahan kimia penyebab kanker yang dihisap  perokok aktif.

"Perokok pasif mempunyai dampak buruk yang lebih besar daripada perokok aktif. Asap rokok itu cepat kerjanya. Dalam 15 menit langsung masuk ke DNA dan beberapa detik sudah mempengaruhi kerja otak. Sayangnya, hal ini terjadi pada perokok pasif," kata pengamat masalah kesehatan, Kartono Mohamad, yang menjadi pembicara pada Kosultasi Publik Raperda Kawasan Tanpa Rokok, Jakarta, Senin (24/1/2011).

Mantan Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) itu juga memaparkan, asap tembakau mengandung lebih dari 4.000 bahan kimia. Banyak di antaranya beracun dan beberapa bersifat radioaktif.

Lebih dari 40 diketahui menyebabkan kanker. Bahan kimia ini terutama terkonsentrasi di dalam tar (penyebab iritasi paru dan penyebab kanker), nikotin (menimbulkan adiksi) dan karbon monoksida (mengikat oksigen sehingga tubuh kekurangam oksigen). Beberapa bahan kimia merusak pembuluh darah dan lainnya menyebabkan kanker.

"Rokok itu bersifat adiktif, orang yang ketagihan rokok itu seperti ketagihan morfin, bedanya rokok lebih murah dan mudah didapat. Persoalannya adalah para perokok pasif ini tidak peka terhadap orang-orang disekitarnya," papar Kartono.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kartono juga memaparkan bahwa residu nikotin yang menempel di karpet atau dinding hampir mustahil di hilangkan atau bersihkan. Karpet tiap hari menyerap uap nikotin selama bertahun-tahun sehingga tidak dapat dibersihkan.

Anak-anak terancam

Hal inilah yang menjadi dasar larangan merokok di dalam ruangan. Merokok di luar ruangan lebih baik, walau residu nikotin akan tetap melekat di baju dan kulit yang terkena asap rokok. Kalau orang yang terkena residu nikotin tersebut masuk kembali ke dalam ruangan, residu itu dapat menyebar. Yang paling terancam dari hal tersebut adalah anak-anak.

Penelitian World Bank mengatakan, dengan pola merokok seperti saat ini, 500 juta orang yang hidup hari ini akhirnya akan terbunuh oleh penggunaan tembakau. Lebih dari separuh di antaranya saat ini adalah anak-anak dan remaja. Hingga tahun 2030, tembakau diperkirakan akan menjadi penyebab tunggal terbesar kematian di seluruh dunia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang

    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    9 Jenis Makanan Sehat yang Direkomendasikan untuk Ibu Hamil

    9 Jenis Makanan Sehat yang Direkomendasikan untuk Ibu Hamil

    Health
    Gangrene

    Gangrene

    Penyakit
    7 Penyebab Kontraksi Palsu, Ibu Hamil Perlu Tahu

    7 Penyebab Kontraksi Palsu, Ibu Hamil Perlu Tahu

    Health
    Gangguan Menstruasi

    Gangguan Menstruasi

    Penyakit
    Kenali Apa itu Prostatitis, Penyakit Prostat yang Rawan Menyerang Pria

    Kenali Apa itu Prostatitis, Penyakit Prostat yang Rawan Menyerang Pria

    Health
    Klaustrofobia

    Klaustrofobia

    Penyakit
    Apakah Penyakit Tipes Bisa Menyebabkan Kematian?

    Apakah Penyakit Tipes Bisa Menyebabkan Kematian?

    Health
    Enteritis

    Enteritis

    Penyakit
    9 Penyebab Infeksi Liver yang Perlu Diwaspadai

    9 Penyebab Infeksi Liver yang Perlu Diwaspadai

    Health
    Mengi

    Mengi

    Penyakit
    Berapa Kadar Kolesterol Normal Berdasarkan Usia?

    Berapa Kadar Kolesterol Normal Berdasarkan Usia?

    Health
    Alkalosis

    Alkalosis

    Penyakit
    Tak Bisa Disepelekan, Kenali Penyebab Batuk Kering pada Anak

    Tak Bisa Disepelekan, Kenali Penyebab Batuk Kering pada Anak

    Health
    Apakah Masturbasi Memengaruhi Siklus Haid?

    Apakah Masturbasi Memengaruhi Siklus Haid?

    Health
    Fisura Ani

    Fisura Ani

    Penyakit
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.