6 Aturan Berenang Saat Hamil

Kompas.com - 26/01/2011, 10:24 WIB
EditorDini

KOMPAS.com - Olahraga yang dilakukan dalam air, seperti berenang atau aquarobik, banyak memberikan manfaat bagi wanita yang sedang hamil. Kelebihan olahraga air dibanding olahraga lainnya adalah minimnya risiko cedera tulang, sendi, dan otot. Sebab, ketika berada di air, tubuh akan ditopang oleh air yang memiliki daya dorong ke atas. Beban tubuh saat berada di dalam air jauh lebih ringan daripada di darat. Lakukan olahraga di air ini 3 sampai 5 kali dalam seminggu, masing-masing selama 30 menit. Atau, konsultasikan dulu dengan dokter.

Manfaatnya:
* Melatih paru-paru dan jantung. Manfaat ini sama dengan berolahraga aerobik, berlari, atau berjalan.
* Otot-otot menjadi kuat sehingga membantu menopang punggung dan pinggang yang kerap terasa pegal-pegal.
* Melancarkan peredaran darah sehingga oksigen dan nutrisi mencukupi kebutuhan.
* Berolahraga di darat bisa membuat panas tubuh melonjak, sedangkan berenang tidak karena dilakukan di dalam air. Suhu tubuh ibu hamil akan tetap terjaga kestabilannya.

Meskipun demikian, ada rambu-rambu yang harus Anda perhatikan sebelum mulai berenang:

1. Renang dan aquarobik dapat dilakukan pada usia kehamilan berapapun.

2. Semua gaya renang boleh dilakukan ibu hamil. Gaya bebas melatih bahu. Gaya dada atau gaya katak melatih kelenturan dan kekuatan otot panggul hingga kaki. Gaya punggung menstimulasi daerah lengan, punggung, dan kaki. Sedangkan gaya kupu-kupu sulit dilakukan oleh ibu hamil dengan perut yang besar. Ketika latihan, sebaiknya kombinasikan gaya bebas, dada, dan punggung, karena melatih bagian tubuh yang berbeda-beda.

3. Cermati kondisi fisik ketika sedang berolahraga. Ketika tubuh memberikan sinyal lelah, segera beristirahatlah. Apalagi bila merasakan tegang di sekitar wilayah perut. Bisa-bisa terjadi kontraksi.

4. Waspadai kondisi air kolam renang. Pilih kolam dengan kualitas air yang baik. Air yang tercemar berisiko menyebabkan infeksi.

5. Waspadai area di sekitar kolam renang, sebab keseimbangan ibu hamil berkurang. Dikhawatirkan ketika berjalan di tepi kolam ibu bisa terpeleset.

6. Hindari melompat langsung ke dalam kolam. Cara itu membuat tekanan air ke vagina besar sehingga dikhawatirkan akan merusak selaput yang melindungi janin. Jadi turunlah ke kolam renang lewat tangga yang ada.

Narasumber: Dr Arina Indriany, SpOG, RSIA Melania, Bogor

(Tabloid Nakita/Dedeh Kurniasih)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apakah PCOS Bisa Sembuh? Simak Penjelasan Berikut…

Apakah PCOS Bisa Sembuh? Simak Penjelasan Berikut…

Health
4 Mitos Keliru Tentang Cacar Monyet

4 Mitos Keliru Tentang Cacar Monyet

Health
Apakah Insulin Menghambat Autofagi?

Apakah Insulin Menghambat Autofagi?

Health
5 Gejala Intoleransi Laktosa

5 Gejala Intoleransi Laktosa

Health
4 Ciri-ciri Hamil Anak Perempuan yang Khas

4 Ciri-ciri Hamil Anak Perempuan yang Khas

Health
5 Cara Mengatasi Batuk di Malam Hari secara Alami

5 Cara Mengatasi Batuk di Malam Hari secara Alami

Health
Apakah Begadang Bisa Menurunkan Berat Badan?

Apakah Begadang Bisa Menurunkan Berat Badan?

Health
8 Mitos tentang Endometriosis, Jangan Lagi Percaya

8 Mitos tentang Endometriosis, Jangan Lagi Percaya

Health
Penyakit Jantung Bawaan

Penyakit Jantung Bawaan

Penyakit
5 Cara untuk Menurunkan Kolesterol Secara Alami

5 Cara untuk Menurunkan Kolesterol Secara Alami

Health
Benarkah Makan Keju Terlalu Banyak Sebabkan Konstipasi? Ini Faktanya

Benarkah Makan Keju Terlalu Banyak Sebabkan Konstipasi? Ini Faktanya

Health
Berapa Kali Kita Bisa Terinfeksi Virus Corona?

Berapa Kali Kita Bisa Terinfeksi Virus Corona?

Health
Cara Alami Mengatasi Nyeri Punggung Tanpa Obat

Cara Alami Mengatasi Nyeri Punggung Tanpa Obat

Health
Kenali Gejala dan Penyebab Kleptomania

Kenali Gejala dan Penyebab Kleptomania

Health
Stunting Bukan Hanya karena Kurang Gizi

Stunting Bukan Hanya karena Kurang Gizi

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.