Jangan Ragu Bercinta Saat Hamil

Kompas.com - 01/02/2011, 10:52 WIB
EditorAsep Candra

Kompas.com - Tak perlu ragu menikmati seks ketika Anda sedang berbadan dua. Penelitian ilmiah menunjukkan, hubungan seks pada wanita hamil termasuk aman dan tidak menimbulkan risiko keguguran seperti yang dikhawatirkan orang selama ini.

Apabila ibu hamil dalam kondisi baik, hubungan seks bisa dilakukan secara normal. Sebuah studi yang dipublikasikan dalam Canadian Medical Association Journal menyatakan, hanya sedikit kondisi medis yang menghalangi ibu hamil menikmati hubungan intim. Bahkan, sejauh ini dinyatakan hanya sedikit bukti imiah yang menyatakan hubungan seks bisa menyebabkan kelahiran prematur.

"Absen bercinta adalah rekomendasi yang bisa dilakukan ibu hamil dengan risiko tinggi untuk menghindari bahaya persalinan prematur," kata para peneliti dalam laporannya.

Dalam penelitiannya, tim peneliti dari Mount Sinai Hospital dan tim dari University of Toronto, mencari bukti ilmiah kondisi kehamilan yang berbahaya jika dilakukan hubungan seks.

Pada perempuan yang memiliki riwayat keguguran lebih dari sekali atau pernah melahirkan bayi prematur, memang rekomendasi untuk absen bercinta masih bisa dilakukan, meski tidak ada bukti ilmiah yang menyatakan dengan jelas manfaat dari absen bercinta ini.

Hubungan seks yang aman tetap harus menjadi perhatian ibu hamil karena penyakit infeksi menular seksual, seperti infeksi uterus dan organ reproduksi tetap bisa terjadi selama kehamilan.

Kondisi kehamilan lain yang dinilai beresiko tinggi adalah placenta previa (plasenta menutupi jalan lahir). Dalam kondisi ini, penis atau alat bantu seks (sex toys) dikhawatirkan mengenai plasenta dan menyebabkan perdarahan.

Seks oral juga tidak disarankan ketika kehamilan karena beresiko terjadinya iritasi, bahkan penyumbatan pembuluh darah (emboli) yang dapat membahayakan kesehatan ibu dan janin. Risiko terjadi jika suami meniupkan udara ke vagina.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gejala Klamidia, Infeksi Menular Seksual yang Suka Muncul Diam-diam

Gejala Klamidia, Infeksi Menular Seksual yang Suka Muncul Diam-diam

Health
7 Penyebab Hipertensi pada Anak

7 Penyebab Hipertensi pada Anak

Health
Flu Tulang

Flu Tulang

Penyakit
12 Penyebab Hipertensi yang Perlu Diwaspadai

12 Penyebab Hipertensi yang Perlu Diwaspadai

Health
Peripheral Artery Disease (PAD)

Peripheral Artery Disease (PAD)

Penyakit
Kenali Apa itu Flu Singapura, Ciri-ciri, dan Penyebabnya

Kenali Apa itu Flu Singapura, Ciri-ciri, dan Penyebabnya

Health
Sindrom Antley-Bixler

Sindrom Antley-Bixler

Penyakit
8 Cara Mencegah Penyakit Ginjal

8 Cara Mencegah Penyakit Ginjal

Health
Kenali Apa yang Anda Rasakan, Ini Beda Sedih dan Depresi

Kenali Apa yang Anda Rasakan, Ini Beda Sedih dan Depresi

Health
Ciri-ciri Kanker Mulut Harus Diwaspadai Sejak Dini

Ciri-ciri Kanker Mulut Harus Diwaspadai Sejak Dini

Health
10 Kebiasaan yang Memicu Penyakit Ginjal

10 Kebiasaan yang Memicu Penyakit Ginjal

Health
Apa Saja Penyebab Penyakit Ginjal?

Apa Saja Penyebab Penyakit Ginjal?

Health
Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Lanjut

Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Lanjut

Health
Bagaimana Pengobatan Rumahan Saraf Kejepit?

Bagaimana Pengobatan Rumahan Saraf Kejepit?

Health
Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Awal

Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Awal

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.