Menkes Diminta Buka Merek Susu Berbakteri

Kompas.com - 04/02/2011, 12:06 WIB
EditorLusia Kus Anna

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Kesehatan RI bersama Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) serta Institut Pertanian Bogor (IPB) diminta segera mengumumkan merek-merek susu yang telah terkontaminasi Enterobacter sakazakii sesuai hasil penelitian Sri Estuningsih dari IPB. Publikasi harus transparan melalui media massa, baik media cetak maupun elektronik.

"Publikasi sangat penting agar anak saya dan anak-anak bangsa kita yang pernah meminum susu sesuai hasil penelitian itu bisa segera diperiksa di rumah sakit," kata David ML Tobing, Jumat ( 4/2/2011 ) di Kantor Komisi Nasional Perlindungan Anak, Jalan TB Simatupang, Jakarta Timur.

David mendaftarkan gugatan Perbuatan Melawan Hukum terhadap IPB, BPOM dan Menteri Kesehatan RI saat itu Siti Fadilah Supari pada 17 Maret 2008 ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Inti gugatannya, keresahan David terhadap hasil penelitian yang dipublikasikan IPB.

Dalam gugatan, hasil penelitian itu hanya menyatakan susu-susu formula yang beredar di masyarakat telah tercemar Enterobacter sakazakii. "Sayangnya, para tergugat tidak mengumumkan merek-merek susu yang terkontaminasi bakteri berbahaya itu," jelas David.

Dia tidak ingin pemerintah diam saja atau hanya mengumumkan merek-merek itu secara pribadi lewat bisikan ke telinganya atau surat. "Kalau perlu publikasinya pakai siaran langsung di media biar tidak meresahkan masyarakat," katanya.

David menambahkan, pekan depan diharapkan pemerintah sudah menjalankan putusan Mahkamah Agung yang sudah dimuat di situs resmi lembaga kehakiman tertinggi di Indonesia itu. "Bila perlu, pekan depan supaya warga tidak terkatung-katung," ucap pria yang berprofesi sebagai pengacara ini.

 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang

    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    4 Penyebab Bronkiolitis yang Perlu Diwaspadai

    4 Penyebab Bronkiolitis yang Perlu Diwaspadai

    Health
    Paronikia

    Paronikia

    Penyakit
    Bahaya Memakai Masker Kotor

    Bahaya Memakai Masker Kotor

    Health
    Tendinitis

    Tendinitis

    Penyakit
    7 Gejala Kekurangan Kalium yang Pantang Disepelekan

    7 Gejala Kekurangan Kalium yang Pantang Disepelekan

    Health
    5 Gejala Serangan Jantung Pada Wanita

    5 Gejala Serangan Jantung Pada Wanita

    Health
    Bagaimana Alergi Bisa Menyebabkan Pilek atau Hidung Meler?

    Bagaimana Alergi Bisa Menyebabkan Pilek atau Hidung Meler?

    Health
    Bisa Gantikan Alat Kontrasepsi, Begini Cara Melacak Jadwal Ovulasi

    Bisa Gantikan Alat Kontrasepsi, Begini Cara Melacak Jadwal Ovulasi

    Health
    Nyeri Payudara

    Nyeri Payudara

    Penyakit
    6 Ciri ciri Haid Menjelang Menopause

    6 Ciri ciri Haid Menjelang Menopause

    Health
    Insomnia

    Insomnia

    Penyakit
    10 Cara Merawat Luka Sunat Biar Cepat Kering

    10 Cara Merawat Luka Sunat Biar Cepat Kering

    Health
    Skizoafektif

    Skizoafektif

    Penyakit
    7 Fungsi Kalium untuk Tubuh

    7 Fungsi Kalium untuk Tubuh

    Health
    Trakhoma

    Trakhoma

    Penyakit
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.