"Bonding" Bikin Bayi Cerdas

Kompas.com - 04/02/2011, 13:54 WIB
EditorNadia Felicia

KOMPAS.com - Perkembangan otak bayi yang optimal akan membuat orangtua bahagia dan tenang. Ternyata selain stimulasi-stimulasi alat dan nutrisi, kehangatan dari orangtua pun memiliki peran penting dalam perkembangan otak bayi. Caranya pun tidak sulit, dengan membangun ikatan dengan anak, lewat senyum, peluk, dan kata-kata penuh cinta, atau yang dikenal dengan "bonding".

Bagi bayi baru lahir, segala hal di sekitarnya akan terasa begitu baru. Dalam otak anak bayi baru lahir, terdapat sekitar 100 juta sel, namun sel untuk berpikir, mengingat, dan bergerak belum terbangun dengan sempurna. Contohnya, bayi baru lahir belum bisa mengerti bagaimana menggerakkan tangan supaya ia bisa merasa lebih nyaman. Bayi baru lahir masih belum mengerti benar apakah mereka merasa lapar, lelah, tidak nyaman, atau sedang bahagia.

Anak baru lahir membutuhkan; rutinitas, lingkungan yang menjaga dan menenangkan, suara-suara penuh kasih, dan banyak sentuh penuh kasih. Sentuhan manusia yang berulang, seperti peluk, bicara, nyanyian, dan ekspresi wajah akan membantu otak bayi Anda berkembang. Tindakan-tindakan ini bisa memproduksi zat kimia dan hormon yang membantu anak tumbuh optimal baik secara emosional dan fisik.

Nutrisi emosional
Cinta ternyata juga membantu fisik anak tumbuh optimal. Ini karena sentuh dan kasih orangtua membantu otak memproduksi kimia yang membuat sel-sel otak terhubung dan berkembang. Caranya; dengan memberi afeksi fisik, merespon saat si bayi menangis, dan membuat si bayi merasa aman dan nyaman.

* Afeksi fisik

Hal ini bisa dilakukan dengan pelukan hangat, menggendong, mengajak bicara, tersenyum, dan bernyanyi untuknya. Bayi akan merasa nyaman dan aman saat ia dipeluk karena ia bisa mengidentifikasi aroma ibu, ayah, atau siapa pun yang menjaga mereka.

Bayi sangat suka kontak kulit ke kulit dan elus yang lembut. Kontak yang rutin bagi bayi, seperti saat mengganti popok, mandi, serta menyusui adalah rutinitas yang menyenangkan baginya, karena membuatnya merasa tenang sekaligus aman.

* Merespon tangisan

Bayi menangis menandakan ada yang tidak nyaman padanya, bisa karena popoknya basah, ia merasa lapar, atau cahayanya terlalu terang. Saat Anda membuatnya lebih nyaman, si anak akan merasa lebih tenang. Tidak setiap kali orangtua mengerti apa yang diinginkan si bayi, tetapi dengan merespon tangisannya, orangtua mengajar si bayi untuk percaya, bahwa orangtuanya bisa diandalkan.

* Tenang sekaligus aman
Anda bisa membuat bayi baru lahir merasa lebih aman dengan; menyediakan sokongan untuk kepala dan lehernya saat menggendong serta membungkus tubuh si bayi (ini memberinya kesan aman seperti saat ia masih berada di kandungan.

Stimulasi mental
Dunia bayi baru lahir masih berkisar antara melatih penglihatan, mendengar, dan merasa ketimbang berpikir. Menyediakan pengalaman sensoris untuk mata, telinga, dan kulit membantu otak bayi untuk bekerja dan berkembang. Hal ini membantu bagian otak yang bertanggung jawab pada memori, pikiran, dan bahasa untuk terhubung dan berkembang. Berikut ini beberapa tips untuk menstimulasi mental bayi baru lahir Anda:

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

* Bicara kepada bayi sesering mungkin dengan nada suara yang menenangkan. Hal ini akan membantu bayi mengidentifikasi suara Anda dan melatih dasar berbahasa bayi. Mungkin akan sedikit terasa aneh berbicara kepada orang yang tidak bisa menjawab Anda kembali. Tetapi hal ini penting untuk mengetahui bahwa bayi belajar mengenali suara yang mereka sering dengar.

* Bacakan cerita atau bernyanyi juga memiliki efek yang sama dengan mengajak anak berbicara. Bayi di usia ini sangat tertarik dengan suara tinggi dan ritme, serta menikmati musik menenangkan.

* Saat Anda mengajak bayi berbicara dan bernyanyi, lihat mata si bayi dan buat ekspresi wajah. Hal ini akan membantu bayi melatih hubungan antara kata-kata dan perasaan.

* Sentuhan dan peluk rutin kepada bayi bisa membuatnya merasa aman dan nyaman. Otak bayi baru lahir bisa menyadari bahwa dirinya sedang disentuh. Sentuhan membuat otak memproduksi zat yang membuatnya merasa nyaman.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

9 Jenis Makanan Sehat yang Direkomendasikan untuk Ibu Hamil

9 Jenis Makanan Sehat yang Direkomendasikan untuk Ibu Hamil

Health
Gangrene

Gangrene

Penyakit
7 Penyebab Kontraksi Palsu, Ibu Hamil Perlu Tahu

7 Penyebab Kontraksi Palsu, Ibu Hamil Perlu Tahu

Health
Gangguan Menstruasi

Gangguan Menstruasi

Penyakit
Kenali Apa itu Prostatitis, Penyakit Prostat yang Rawan Menyerang Pria

Kenali Apa itu Prostatitis, Penyakit Prostat yang Rawan Menyerang Pria

Health
Klaustrofobia

Klaustrofobia

Penyakit
Apakah Penyakit Tipes Bisa Menyebabkan Kematian?

Apakah Penyakit Tipes Bisa Menyebabkan Kematian?

Health
Enteritis

Enteritis

Penyakit
9 Penyebab Infeksi Liver yang Perlu Diwaspadai

9 Penyebab Infeksi Liver yang Perlu Diwaspadai

Health
Mengi

Mengi

Penyakit
Berapa Kadar Kolesterol Normal Berdasarkan Usia?

Berapa Kadar Kolesterol Normal Berdasarkan Usia?

Health
Alkalosis

Alkalosis

Penyakit
Tak Bisa Disepelekan, Kenali Penyebab Batuk Kering pada Anak

Tak Bisa Disepelekan, Kenali Penyebab Batuk Kering pada Anak

Health
Apakah Masturbasi Memengaruhi Siklus Haid?

Apakah Masturbasi Memengaruhi Siklus Haid?

Health
Fisura Ani

Fisura Ani

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.