Menghisap Ganja Bikin Mr.P Merana

Kompas.com - 16/02/2011, 12:13 WIB
EditorLusia Kus Anna

Kompas.com - Kebiasaan menghisap mariyuana atau ganja bukan cuma merugikan kesehatan tapi juga "kejantanan". Studi teranyar menyebutkan dalam jangka panjang, para penghisap ganja bisa mengalami gangguan fungsi seksual.

Riset yang dipublikasikan dalam Journal of Sexual Medicine ini menyebutkan para pria yang sudah sejak muda menghisap ganja akan mengalami gangguan ereksi di masa mendatang. "Ini bisa jadi peringatan bagi para remaja yang ingin mencoba mariyuana," kata Rany Shamloul, peneliti dari Kanada.

Saat ini diperkirakan 162 juta orang di seluruh dunia menggunakan mariyuana. Lebih dari 22 juta di antaranya menghisapnya setiap hari.

Studi mengenai seks dan mariyuana sudah sejak lama menarik perhatian para ahli namun hasilnya berbeda-beda. Misalnya studi yang dilakukan tahun 1970 yang mengatakan daun ganja memiliki efek seperti "obat cinta". Dalam studi yang dilaporkan tahun 1982 menyebutkan, 75 persen pria penghisap ganja mengatakan gairah mereka meningkat setelah menghisap ganja.

Di lain pihak, studi lain yang dipublikasikan dalam Journal of Psychoactive Drugs menemukan disfungsi ereksi atau impotensi dua kali lebih sering terjadi pada pengguna ganja. Sementara itu studi lain mengungkapkan dalam dosis kecil mariyuana bisa meningkatkan libido namun jika berlebihan efeknya sebaliknya, yakni gangguan ereksi.

Namun menurut Rany Shamloul, riset-riset mengenai seks dan mariyuana itu tidak menggunakan teknik pengukuran yang valid. Masing-masing peneliti menggunakan pertanyaan yang berbeda ketika melakukan survei.

Pada tahun 2010 sebuah studi yang dimuat dalam jurnal European Urology menemukan reseptor tetrahydrocannabinol (THC), bahan aktif dalam mariyuana, pada jaringan penis lima pasien pria dan enam monyet rhesus. Reseptor ini paling banyak ditemukan pada jaringan lunak di bagian penis.

"Ini bisa menimbulkan dampak yang serius berupa impotensi karena 70-80 persen jaringan penis terdiri dari otot yang lunak," kata Shamloul.

Bukti lain adalah studi yang dilakukan Sharon Johnson, dari University of Missouri, St.Louis. Ia menemukan para pengguna mariyuana punya risiko lebih besar mengalami gangguan orgasme dan menderita nyeri ketika berhubungan seksual.

"Orang yang memakai mariyuana lebih fokus pada apa yang terjadi di bagian atas dibanding yang terjadi di tubuh bagian bawah," kata Johnson.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.