3 Cara Agar Tidur Siang Lebih Bermanfaat

Kompas.com - 28/02/2011, 14:29 WIB
EditorDini

KOMPAS.com - Tentu, tidak ada kantor yang menyediakan ruang tidur untuk karyawannya (kecuali mungkin kantor-kantor di bidang kreatif, yang mengharuskan karyawannya untuk bekerja hingga larut malam). Namun bila ruang khusus ini tak disediakan, tak ada salahnya untuk mencoba menciptakan sudut yang nyaman untuk sekadar memejamkan mata.

Meluangkan waktu untuk tidur-tidur ayam penting dilakukan, karena menurut penelitian hal ini memberi banyak manfaat. Di antaranya, meningkatkan produktivitas, memperbaiki memori, melepaskan stres, dan menurunkan risiko penyakit jantung.

Namanya tidur ayam, tentu Anda tidak membutuhkan waktu terlalu lama untuk itu. Namun, agar tidur ayam ini memberikan manfaat maksimal, Anda perlu mengikuti aturan mainnya:

* Batasi waktunya hingga 30 menit saja. Maksudnya, 10 menit untuk mengantarkan Anda ke alam tidur, dan 20 menitnya untuk tertidur lelap. Manfaat tidur selama 5-20 menit saja bisa dirasakan hingga 3 jam berikutnya. Pikiran menjadi segar, badan pun jadi bugar. Lebih dari 30 menit, Anda justru akan kesulitan bangun. Mata harus dipaksa untuk membuka, dan badan jadi lemas.

* Buat diri Anda nyaman. Caranya, lepas sepatu Anda, renggangkan ikat pinggang, dan bila mungkin, atur sandaran kursi Anda hingga posisi tubuh lebih nyaman untuk tidur. Semakin nyaman diri Anda, semakin mudah Anda tertidur. Jika Anda merasa lebih aman dan nyaman tidur di dalam mobil, jangan ragu untuk melakukannya.

* Jangan tidur terlalu sore. Tidur lebih cepat akan mencegah Anda terlalu pulas, dan dengan sendirinya lebih bermanfaat. Anda bisa menjadi lebih waspada, mampu memperbaiki performa kerja, dan mempercepat respons Anda.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Karsinoma Sel Skuamosa

Karsinoma Sel Skuamosa

Penyakit
10 Penyebab Sakit Perut Bagian Atas

10 Penyebab Sakit Perut Bagian Atas

Health
Rahim Turun

Rahim Turun

Penyakit
6 Jenis Gangguan Pola Tidur dan Cara Mengatasinya

6 Jenis Gangguan Pola Tidur dan Cara Mengatasinya

Health
Herniasi Otak

Herniasi Otak

Penyakit
Sering Menjadi Faktor Risiko Utama, Apa Kaitan Bipolar dan Genetik?

Sering Menjadi Faktor Risiko Utama, Apa Kaitan Bipolar dan Genetik?

Health
Insufisiensi Mitral

Insufisiensi Mitral

Penyakit
Pahami, Ini Dampak Stres Pada Penderita Diabetes

Pahami, Ini Dampak Stres Pada Penderita Diabetes

Health
Sindrom Sjogren

Sindrom Sjogren

Penyakit
Apakah Boleh Suntik Vaksin Covid-19 saat Haid?

Apakah Boleh Suntik Vaksin Covid-19 saat Haid?

Health
Lupus Nefritis

Lupus Nefritis

Penyakit
Bisakah Anak-Anak Mengalami Gangguan Bipolar?

Bisakah Anak-Anak Mengalami Gangguan Bipolar?

Health
Karsinoma Nasofaring

Karsinoma Nasofaring

Penyakit
Kenali Berbagai Gejala Gangguan Bipolar

Kenali Berbagai Gejala Gangguan Bipolar

Health
Pseudobulbar Affect (PBA)

Pseudobulbar Affect (PBA)

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.