3 Sebab Payudara Mini Lebih Sehat

Kompas.com - 06/04/2011, 10:14 WIB
EditorDini

KOMPAS.com - Perempuan memang selalu resah dengan bentuk tubuhnya, tak terkecuali payudara. Umumnya, mereka merasa kurang pede dengan bentuk payudara yang mini (meskipun banyak pula perempuan yang nggak pede karena payudaranya yang besar). Namun kecenderungan yang muncul saat ini adalah, mereka tak lagi menyembunyikan ukuran payudaranya di balik padded bra, atau bahkan implan payudara.

Ellen Shing, pemilik Lula Lu, butik lingerie online yang berspesialisasi di bra ukuran mini, mengatakan bahwa penjualan bra mininya meningkat pesat akhir-akhir ini. "Tidak semua perempuan mencari padded bra. Sebab mereka ingin tetap terlihat seperti diri mereka," katanya.

Kini, bukti-bukti ilmiah menunjukkan bahwa kekhawatiran Anda tentang payudara mini tak beralasan. Justru, payudara mini memberi banyak keuntungan.

Lebih sensitif
Payudara mini belum tentu tidak sensitif. Sebaliknya, payudara besar pun bisa saja tidak sesensitif payudara yang lebih kecil, demikian menurut penelitian dari University of Vienna. "Payudara besar memiliki jaringan lemak lebih banyak daripada jaringan kelenjar, yang merupakan bagian paling sensitif dari payudara," kata dokter spesialis seksologi, Rachael Ross, MD, PhD. "Dengan payudara yang lebih mini, kelenjar-kelenjar lebih mudah distimulasi selama foreplay, karena mereka tidak terletak di bawah lapisan lemak." Meskipun begitu, perempuan dengan payudara yang penuh juga bisa merasakan stimulasi dengan sentuhan yang lebih kuat.

Selain itu, karena payudara mini bobotnya lebih ringan, Anda juga jadi bisa bergerak lebih nyaman.

Lebih mudah mendeteksi benjolan
Perempuan paling takut terkena kanker payudara. Seringkali, membayangkan untuk menjalani pemeriksaan payudara pun sudah terasa ngeri. "Dalam pemeriksaan sendiri, lebih mudah mendeteksi benjolan di balik payudara yang mini, karena lebih sedikit lapisan untuk dirasakan," kata dokter spesialis onkologi yang juga pendiri Breastcander.Org, Marisa Weiss.

Payudara yang ukurannya tidak terlalu besar juga lebih menguntungkan karena tidak membuat leher Anda lelah. Payudara yang besar tentu lebih berat, dan hal ini membebani tubuh Anda. "Beban berat bisa mengubah postur tubuh perempuan sehingga lehernya tegang, dan cenderung akan mengalami sakit kepala," kata Dr Weiss.

Terlihat lebih awet muda
Pria memang lebih cepat tersita perhatiannya bila melihat payudara besar, tetapi alasannya tidak seperti yang Anda bayangkan. Konon, di zaman "manusia gua", pria membutuhkan cara untuk menebak usia wanita. "Mereka harus mengamati tanda-tanda fisik," ujar Satoshi Kanazawa, PhD, psikolog bidang evolusi di London School of Economics. Salah satunya adalah melalui kelenjar susu.

"Payudara yang besar cenderung turun seiring bertambahnya waktu, sehingga menjadi indikator bahwa wanita tersebut lebih tua," kata Kanazawa. "Lebih sulit menilai usia perempuan jika payudaranya kecil." Payudara yang kecil juga tak mudah dipengaruhi gravitasi, sehingga akan tetap kencang lebih lama.

Masih ragu atau kurang pede dengan payudara mini Anda? Baca juga: 9 Keuntungan Punya Payudara Mini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.