Insomnia, Tidurlah Lebih Larut

Kompas.com - 08/04/2011, 15:53 WIB
EditorLusia Kus Anna

Kompas.com - Bila Anda menderita insomnia, mundurkan waktu tidur Anda satu jam lebih larut agar tubuh menjadi lelah sehingga mata lebih mudah terpejam. Masuk kamar tidur terlalu awal justru bisa membuat rasa kantuk tak jua datang.

Mekanisme pengaturan tidur yang diatur oleh sistem saraf pusat atau disebut sleep homeostat tidak berbeda dengan mekanisme lapar. Makin panjang jarak waktu makan dan makin aktif tubuh, makin lapar pula perut kita. Demikian juga homeostat menimbulkan keinginan untuk tidur berdasarkan berapa lama Anda terjaga dan tingkat aktivitas yang dilakukan.

Akan tetapi seperti halnya Anda tidak ingin makan berat setelah ngemil yang berdekatan dengan waktu makan malam, Anda juga tidak mengantuk jika naik tempat tidur lebih awal atau sebelumnya sudah tidur siang.

Jika Anda menderita insomnia, biarkan sleep homeostat Anda menyesuaikan diri secara alamiah, tanpa perlu mengubah waktu tidur atau menambah jam tidur di siang hari.

Bila Anda belum merasa mengantuk, bangunlah dan tinggalkan kamar. Cobalah melakukan aktivitas ringan, seperti  membaca. Mandi air hangat juga cukup membantu mengundang rasa kantuk karena otot-otot menjadi lebih rileks dan suhu tubuh berkurang. Seperti diketahui berkurangnya temperatur tubuh bisa mengundang rasa kantuk.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Benarkah KB Spiral Dapat Menyebabkan Gemuk?

Benarkah KB Spiral Dapat Menyebabkan Gemuk?

Health
14 Penyebab Bangun Tidur Pinggang Sakit dan Cara Mengatasinya

14 Penyebab Bangun Tidur Pinggang Sakit dan Cara Mengatasinya

Health
Tetanus

Tetanus

Penyakit
17 Tanda Bahaya Kram Perut saat Hamil yang Pantang Disepelekan

17 Tanda Bahaya Kram Perut saat Hamil yang Pantang Disepelekan

Health
VIPoma

VIPoma

Penyakit
7 Cara Menghilangkan Fatty Liver dengan Obat dan Gaya Hidup Sehat

7 Cara Menghilangkan Fatty Liver dengan Obat dan Gaya Hidup Sehat

Health
Insufisiensi Pulmonal

Insufisiensi Pulmonal

Penyakit
4 Penyebab Hidung Meler yang Perlu Diketahui

4 Penyebab Hidung Meler yang Perlu Diketahui

Health
Pemfigoid Bulosa

Pemfigoid Bulosa

Penyakit
9 Bahaya Kelebihan Protein bagi Tubuh

9 Bahaya Kelebihan Protein bagi Tubuh

Health
Limfoma Burkitt

Limfoma Burkitt

Penyakit
Kenapa Pria Lebih Sering Ngorok Dibanding Wanita?

Kenapa Pria Lebih Sering Ngorok Dibanding Wanita?

Health
Rakitis

Rakitis

Penyakit
Vaksinasi Covid-19 pada Penderita Tumor, Kista, dan Kanker Kandungan

Vaksinasi Covid-19 pada Penderita Tumor, Kista, dan Kanker Kandungan

Health
8 Makanan dan Minuman yang Baik Dikonsumsi saat Flu

8 Makanan dan Minuman yang Baik Dikonsumsi saat Flu

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.