Aromaterapi Melepaskan Emosi Negatif

Kompas.com - 09/05/2011, 11:20 WIB
Editorwawa

KOMPAS.com - Aromaterapi bukan sekadar wewangian menyejukkan pikiran yang aromanya merebak ke seluruh ruangan. Selain dihirup, dengan adanya pembakaran minyak esensial dalam sebuah wadah, minyak esensial sebagai aromaterapi juga bisa dibalurkan ke tubuh melalui pijatan. Pendekatan aromaterapi holistik inilah yang mampu memengaruhi emosi hingga memori. Hingga pada akhirnya, tubuh lebih relaks, dan bahkan bisa membantu menyembuhkan diri sendiri dari berbagai gangguan fisik. Karena pada dasarnya masalah fisik juga dipengaruhi gangguan emosi. 

Holistik Aromaterapis Rina Poerwadi menjelaskan aromaterapi holistik tak sekadar menenangkan, namun juga menjadi cara penyembuhan diri sendiri. Penyembuhan diri ini memengaruhi kesehatan seseorang.

"Mengapa aromaterapi membuat Anda merasa lebih nyaman? Selain minyak esensial ini memiliki aroma yang menyenangkan dan menenangkan, ada aroma tertentu yang memang bisa membangkitkan memori yang tersimpan. Aroma ini membangkitkan kenangan dalam pikiran. Aroma tertentu ini memengaruhi emosi dan bagaimana hubungannya dengan memori tersebut. Kalau hubungannya tidak bagus, seseorang akan membenci aroma tersebut. Lalu memorinya mengenai sesuatu terkait dengan hal yang tidak disukainya itu akan muncul. Memori inilah yang akan membantu penyembuhan diri seseorang," jelas Rina saat ditemui Kompas Female di Tirtayu Healing Center, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Menurut Rina, aromaterapi holistik membantu seseorang melepaskan emosi tertentu yang disimpan dalam dirinya. "Trauma, dendam, ini adalah sampah dalam tubuh yang harus dilepaskan," lanjutnya.

Seseorang yang memiliki masalah emosi dalam dirinya membutuhkan bantuan orang lain untuk berbagi cerita. Memilih teman berbagi dari kalangan profesional akan lebih membantu. Tak sedikit orang yang tak siap dengan reaksi teman saat berbagi masalah emosi pribadi. Datang ke terapis menjadi salah satu caranya. Saat meminta bantuan profesional, hasilnya akan lebih efektif, jika individu datang dengan didorong oleh kemauan sendiri. Artinya, ia datang dengan kesadaran dari dalam diri untuk menyembuhkan diri sendiri, demi mendapatkan kehidupan yang lebih seimbang, fisik dan emosi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.